Home / Sulsel

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:48 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Wajo Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar

Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Wajo melakukan pemantauan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Wajo melakukan pemantauan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

LINTASCELEBES.COM WAJO — Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal Polres Wajo melakukan pemantauan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan operasi pasar tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita dengan menyasar dua lokasi utama, yakni Pasar Tempe di Kelurahan Tempe dan Pasar Mini Siengkang di Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Pemantauan dipimpin langsung oleh Kepala Unit Penyelidikan III Satreskrim Polres Wajo, IPTU Tahyawiguna, bersama personel Unit III Tipidter serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengecekan harga sekaligus memastikan ketersediaan sejumlah komoditas bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.

Selain memeriksa langsung komoditas yang dijual pedagang, tim juga berdialog dengan para pelaku usaha di pasar untuk memperoleh informasi terkait kondisi pasokan barang serta perkembangan harga di tingkat pasar.

IPTU Tahyawiguna mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi pelanggaran di bidang perdagangan, seperti praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Dari hasil pemantauan sementara, stok bahan pokok di dua pasar yang kami kunjungi relatif aman dan distribusinya berjalan lancar,” ujar Tahyawiguna.

Ia menjelaskan, pemantauan langsung di lapangan dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan distribusi yang berpotensi memicu kelangkaan barang di pasaran.

“Kami turun langsung untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat. Secara umum, harga masih dalam batas wajar dan ketersediaan stok cukup,” katanya.

Menurut dia, pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada momentum tertentu seperti bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan masyarakat.

Ia juga mengimbau para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Tahyawiguna menambahkan, sinergi antara kepolisian dan instansi terkait menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau selama Ramadan hingga Idul Fitri.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Gampang dan Mudah Bayar Tagihan Air di PDAM Makassar Melalui Aplikasi Ini

Sulsel

Munafri Hadirkan Solusi Hukum untuk Sengketa Lahan Pasar Pannampu

Sulsel

Bapenda Makassar Gelar FGD Bahas PAD Kota Makassar

Sulsel

Serahkan Ranperda APBD Perubahan 2025, Bupati Gowa Dorong Pemulihan Sosial Ekonomi

Sulsel

Dukung Lorong Wisata, TAN SMKN I Makassar Gelar Senam Longwis Massal

Sulsel

Ojol Day Pemkot Makassar, Gojek Apresiasi Program Wali Kota Hadirkan Spesial Promo

Sulsel

Wali Kota Makassar Ajak PKBGT Peduli Keluarga, Anak Aset Terbesar

Sulsel

MUSRA II Indonesia, Danny Pomanto Minta Warga Gunakan Hak Pilih