Home / Sulsel

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:53 WIB

Lantik Pengurus KKW Kaltim di Samarinda, Bupati Wajo Ajak Perantau Bumikan Filosofi Bugis

Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri langsung prosesi pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Wajo Provinsi Kalimantan Timur (BPW KKW Kaltim) periode terbaru. Acara akbar masyarakat perantauan ini berlangsung khidmat dan meriah di GOR Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (6/6/2026) malam

Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri langsung prosesi pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Wajo Provinsi Kalimantan Timur (BPW KKW Kaltim) periode terbaru. Acara akbar masyarakat perantauan ini berlangsung khidmat dan meriah di GOR Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (6/6/2026) malam

LINTASCELEBES.COM SAMARINDA — Bupati Wajo, Andi Rosman, menghadiri langsung prosesi pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Wajo Provinsi Kalimantan Timur (BPW KKW Kaltim) periode terbaru. Acara akbar masyarakat perantauan ini berlangsung khidmat dan meriah di GOR Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (6/6/2026) malam.

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Fatmawati Amin. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk dukungan moril dan komitmen penuh pemda terhadap eksistensi warga Wajo di tanah rantau.

Acara ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya Gubernur Kalimantan Timur, Wali Kota Samarinda, Sultan Kutai Kartanegara, Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) KKW, serta ribuan warga keturunan Wajo yang memadati area GOR.

Rangkaian acara diawali dengan suguhan apik pementasan seni budaya khas Sulawesi Selatan, pembacaan doa, hingga prosesi sakral pelantikan pengurus baru BPW KKW Kaltim yang dipimpin langsung oleh jajaran pengurus pusat.

Dalam sambutannya, Bupati Wajo Andi Rosman memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas eksistensi KKW Kaltim yang selama ini sukses menjadi wadah pemersatu sekaligus perekat silaturahmi warga perantauan. Menurutnya, potensi besar warga rukun Wajo di Kaltim harus mampu diorkestrasi menjadi modal sosial pembangunan.

“Kerukunan Keluarga Wajo memiliki peran yang sangat strategis dalam mempererat tali persaudaraan serta menjaga kelestarian nilai-nilai luhur budaya Bugis Wajo. Saya berharap pengurus yang baru dilantik dapat terus berkontribusi nyata bagi masyarakat setempat, sekaligus menjadi jembatan kolaborasi yang kuat antara Kabupaten Wajo dan Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Andi Rosman.

Lebih lanjut, Andi Rosman mengingatkan esensi penting dari pepatah dan falsafah hidup orang Bugis Wajo yang harus selalu dipegang teguh di mana pun kaki berpijak, yaitu prinsip rebba sipatokkong (saling menegakkan jika ada yang terjatuh), mali siparappe (saling menghanyutkan kebaikan/menolong saat kesusahan), dan malilu sipakainge (saling mengingatkan jika ada yang khilaf).

Falsafah gotong royong ini, menurut Andi Rosman, merupakan fondasi utama agar warga perantauan bisa hidup berdampingan dengan harmonis di Kalimantan Timur serta dihormati oleh suku bangsa lainnya.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jadikan paguyuban KKW ini sebagai wadah kolektif untuk berkontribusi positif membangun daerah perantauan di Kaltim, tanpa sedikit pun melupakan akar tradisi dan dampak positif yang bisa diakumulasikan untuk kemajuan tanah kelahiran tercinta,” pungkasnya disambut tepuk tangan riuh para hadirin.(r/Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kunker ke Sulsel, Makassar Siap Sambut Kedatangan RI 1

Sulsel

Tarwih Pertama Ramadhan, Amran Mahmud Bawakan Ceramah di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang

Sulsel

Malam Spesial Safari Ramadan, Munafri Refleksi Setahun Kepemimpinan di Al Markaz

Sulsel

1 Putri Toraja, Gubernur Sulsel Kirim 2 Paskibraka ke Pusat

Sulsel

Dihadapan Menekraf RI, Munafri Gaungkan Makassar Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif

Sulsel

Modus Penipuan Catut Nama Bupati, Begini Penjelasan Kabid Humas Pemkab Wajo

Advertorial

Andi Bataralifu Sebut Puskesmas Lempa Jadi Percontohan Penanganan Jentik Nyamuk

Sulsel

Wali Kota-Wawali, Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Pemukiman Kumuh di Pampang