Home / Wajo

Selasa, 17 September 2024 - 20:04 WIB

Disperkim Kota Makassar Gelar Rakor Terkait Survei Kepuasan Masyarakat

Disperkim Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Survei Kepuasan Masyarakat pada Program Monitoring dan Evaluasi Kinerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2024, di Aula Disperkim, Rabu (17/09/2024)

Disperkim Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Survei Kepuasan Masyarakat pada Program Monitoring dan Evaluasi Kinerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2024, di Aula Disperkim, Rabu (17/09/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin, menekankan pentingnya survei ini sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja serta layanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Survei kepuasan masyarakat ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengetahui seberapa baik kinerja kita dalam menjalankan tugas dan fungsi, serta untuk memahami harapan dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Mahyuddin.

Hal tersebut disampaikan saat Disperkim Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Survei Kepuasan Masyarakat pada Program Monitoring dan Evaluasi Kinerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2024, di Aula Disperkim, Rabu (17/09/2024).

Rapat ini membahas berbagai indikator yang akan diukur dalam survei, seperti kualitas pelayanan, responsivitas, serta keterbukaan informasi publik dan dihadiri oleh seluruh pegawai serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

Tim Disperkim juga mempersiapkan strategi untuk mengumpulkan umpan balik dari masyarakat, termasuk melalui penyebaran kuesioner dan forum diskusi.

“Melalui survei ini, kita ingin mengidentifikasi area yang perlu perbaikan dan mengembangkan inovasi dalam pelayanan. Kami berharap partisipasi aktif dari masyarakat agar hasil survei dapat mencerminkan kondisi sebenarnya,”ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam survei ini adalah mengevaluasi kepuasan masyarakat terhadap program-program yang telah dilaksanakan oleh Disperkim, termasuk pengelolaan perumahan, pemukiman, dan infrastruktur terkait.

Disperkim juga berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut berdasarkan hasil survei, sehingga setiap masukan dari masyarakat dapat diakomodasi dan ditindaklanjuti dengan baik.

Selama rapat, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program serta ide-ide untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami menginginkan masukan dari semua pihak, baik dari internal maupun eksternal, agar dapat mengimplementasikan perubahan yang diperlukan,” jelas Mahyuddin.

Dengan adanya survei ini, Disperkim berharap dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pelayanan publik, sejalan dengan arahan KPK untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Kami percaya, dengan bekerja sama dan mendengarkan aspirasi masyarakat, kita bisa mewujudkan visi dan misi pemerintahan yang baik,” tutup Mahyuddin.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Hanya dengan Bawang, 43 Penyakit Mampu Disembuhkan

Kesehatan

Jelang Verifikasi Lapangan Tingkat Nasional, FKS Wajo Gelar Rapat Pemantapan

Wajo

Pantau Situasi Pasca Pilkades, Polsek Keera Dibantu Babinsa Lakukan Patroli Desa

Wajo

Selain Nakes, Kepala Daerah Ikut Divaksin Covid 19

Wajo

Amran Mahmud Urai Kawasan Integrated Farming Wajo di Webinar Kementerian Pertanian

Wajo

Presiden Jokowi: Vaksinasi Gotong Royong Dorong Kekebalan dan Produktivitas

Wajo

Pandemi Covid 19, Pemkab Wajo Beri Ribuan Bantuan Paket Sembako kepada Pegawai Syara’

Wajo

Bupati Wajo: APBD 2026 Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan SDM