Home / Sulsel

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:36 WIB

Kodim 1406 dan Pemda Gandeng Pelajar Wujudkan Kabupaten Wajo yang Bersih

Kodim 1406/Wajo bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dan unsur pendidikan menggelar aksi kerja bakti masif bertajuk “Wajo Mappacing”, Selasa (10/2/2026)

Kodim 1406/Wajo bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dan unsur pendidikan menggelar aksi kerja bakti masif bertajuk “Wajo Mappacing”, Selasa (10/2/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Merespons arahan Presiden Republik Indonesia terkait penetapan status darurat sampah nasional, Kodim 1406/Wajo bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dan unsur pendidikan menggelar aksi kerja bakti masif bertajuk “Wajo Mappacing”, Selasa (10/2/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Tempe ini menjadi bukti nyata komitmen lintas sektoral di Kabupaten Wajo dalam mendukung gerakan perang melawan sampah tahun 2026. Aksi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga para pelajar.

​Apel kesiapan dipimpin oleh Kapten Inf Auliya selaku Ws. Pasi Ter Dim 1406/Wajo. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

​”Kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk mendukung kebijakan nasional dalam penanganan darurat sampah. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang bersih adalah investasi masa depan,” tegas Kapten Inf Auliya.

​Sejumlah tokoh penting turut hadir memantau jalannya kegiatan, di antaranya Kasdim 1406/Wajo Mayor Inf Askar, Kadis DLH Kab. Wajo Andi Hasanuddin, S.Sos., M.Si., serta Camat Tempe Sultan Makkulle, AP., M.Si. Kehadiran para pimpinan instansi ini mempertegas soliditas pemerintah daerah dalam menjaga estetika dan kesehatan lingkungan.

​Fokus pembersihan dilakukan secara menyeluruh pada fasilitas-fasilitas publik. Personel gabungan bersama siswa-siswi UPT SMA Negeri 3 Wajo bahu-membahu membersihkan saluran air (got) yang tersumbat, area jembatan, rumah ibadah, hingga titik-titik rawan penumpukan sampah di pemukiman warga.

​Kadis DLH Wajo, Andi Hasanuddin, mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam aksi ini. Menurutnya, pelibatan pelajar sangat krusial untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini melalui semangat “Mappacing” (bersih).

​Melalui gerakan “Wajo Mappacing” ini, diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat secara fisik, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam memitigasi risiko bencana seperti banjir akibat saluran air yang tersumbat.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, PJ Sekda Resmikan 19 Puskesmas Berstandar ILP

Sulsel

Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Sulsel

Pasca Libur Lebaran, Suardi Saleh Bersalaman dengan ASN Lingkup Pemda Barru

Advertorial

Kunjungi Pameran Produk Unggulan UMKM, Bupati Wajo Harap Makin Bangkit Pascapandemi Covid-19

Sulsel

Hadiri Pesta Rakyat Tingkat Kelurahan, Camat Mamajang Titipkan Pesan ke Warga Maricaya Selatan

Sulsel

Pj. Sekda Kota Makassar Terima Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih

Sulsel

Pemkot Makassar Pusatkan Salat Idul Adha di Karebosi dan Beberapa Titik di Wilayah Kecamatan

Sulsel

Peduli Pekerja Seni, Wali Kota Munafri Siapkan Perlindungan JHT Bagi KPJ