Home / Advertorial / Sulsel

Rabu, 2 Agustus 2023 - 11:32 WIB

Ikuti Verifikasi Lanjutan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat, Amran Mahmud Optimis Raih Swasti Saba Wistara ke-5

Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Para Kepala OPD, Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Wajo, Sitti Maryam bersama anggota mengikuti verifikasi lanjuta oleh tim verifikasi pusat, secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Rabu (02/08/2023)

Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Para Kepala OPD, Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Wajo, Sitti Maryam bersama anggota mengikuti verifikasi lanjuta oleh tim verifikasi pusat, secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Rabu (02/08/2023)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Kabupaten Wajo mengikuti verifikasi lanjutan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional oleh tim verifikator pusat yang digelar secara virtual di Ruang Lounge Kantor Bupati, Rabu (2/8/2023).

Verifikasi lanjutan ini diikuti langsung oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud didampingi Para Kepala OPD, Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Wajo, Sitti Maryam bersama anggota, jajaran Tim Pembina FKS serta undangan lainnya. Sementara, tim verifikasi pusat dipimpin oleh Hadrian Marta sebagai Ketua Tim bersama Wakil Ketua, Lucky Aris Suryono, Verifilator Utama, Diana Nurhayarti dan para Verifikator Pendamping.

Kabupaten Wajo sebelumnya telah lolos verifikasi dokumen KKS, di verifikasi Lapangan hari ini secara virtual di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Rabu (02/08/2023), kemudian mengikuti verifikasi lanjutan ini.

Verifikasi lanjutan ini untuk mencocokkan kondisi di lapangan dengan dokumen yang telah dilaporkan Forum Kabupaten Sehat (FKS) Wajo.

Di hadapan tim verifikator pusat secara virtual, Bupati Wajo, Amran Mahmud memaparkan penyelenggaraan Kabupateb Sehat di Kabupaten Wajo Menurutnya, nilai setiap tatanan yang menjadi indikator penilaian Kabupaten Sehat di Kabupaten Wajo sudah berhasil memenuhi nilai minimal 91%.

“Bahkan Pemerintah Kabupaten Wajo terus memberikan dukungan, baik pada aspek regulasi, pendanaan maupun penyediaan sarana dan fasilitas untuk penyelenggaraan Kabupaten Sehat,” ucapnya.

Amran Mahmud juga menjelaskan bahwa, dalam verifikasi Kabupaten Sehat periode 2021-2022 yang diselenggarakan pada tahun 2023 ini, Kabupaten Wajo menargetkan akan meraih Swasti Saba Wistara yang kelima kalinya, setelah empat kali berturut-turut memperoleh penghargaan yang sama sejak tahun 2015.

Bahkan kata Dia, pada tahun 2023, Kabupaten Wajo diundang oleh WHO ASIA TENGGARA (SEARO) untuk menjadi Anggota Jejaring Kota Sehat, sehingga beberapa waktu lalu, Kabupaten Wajo telah mengikuti Workshop di Nepal dan mengikuti Training Urban Leader di Makassar.

“Kabupaten Wajo Masuk menjadi Kabupaten Pertama di Indonesia sebagai anggota Jejaring Kabupaten/Kota Sehat WHO Asia-Tenggara pada Tahun 2022 dan sudah terlibat pada kegiatan WHO di Tiga Negara yaitu Bangkok, Denmark dan Nepal sebagai Narasumber tentang Pemberdayaan Masyarakat Lansia di Kabupaten Wajo,” ungkapnya.

Orang nomor Satu di Bumi Lamaddukkelleng ini juga memaParkanan dan menjelaskan dukungan terhadap penyelenggaraan Kabupaten Sehat serta inovasi di 9 tatanan, yakni Kehidupan masyarakat sehat mandiri, Pemukiman dan fasilitas umum, Satuan pendidikan, Pariwisata, Pasar, Transportasi dan Tertib Lalau Lintas, Perkantoran dan Perindustrian, Perlindungan Sosial dan Pencegahan dan Penanganan Bencana.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penanganan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu dalam sambutannya mengatakan bahwa tahun 2023 ini merupakan tahun penghargaan sekaligus sebagai bentuk perayaan kabupaten-kota yang telah berhasil menyelenggarakan KKS.

“Terima kasih kepada semua stakeholder yang teribat di KKS dalam upaya memenuhi persyaratan penghargaan Swasti Saba Tahun 2023 yang cukup berbeda dari 9 kali penyelenggaraan sebelumnya,” ujarnya.

Penyesuaian tersebut kata Maxi Rein Rondonuwu, perlu dilakukan sebagai respon terhadap dinamika situasi global dan kebijakan pembangunan nasional.

“Saat ini kita telah sampai pada tahap verifikasi lapangan, dimana tahun ini tim verifikasi pusat melakukan pendalaman hasil dari verifikasi dokumen yang telah dikirim. Dimana nantinya hasil verifikasi merupakan keputusan sepenuhnya dari tim verifikasi pusat,”pungkasnya.(Far)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pertama Masuk Kantor, Bupati Barru Gelar Coffee Moorning

Sulsel

Sekcam Bontoala Jadi Pemateri Loka Karya Mini Pencegahan Stunting

Sulsel

Kota Makassar Raih Penghargaan Dunia, Program RISE Diakui sebagai Solusi Permukiman Berkelanjutan

Sulsel

Dinkes Makassar Gelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Tenaga Pendamping Gizi

Sulsel

Ketua TP PKK Kota Makassar Sambut Kunjungan Istri Delegasi 36 Negara MNEK 2023 di Benteng Rotterdam

Sulsel

Bupati Barru dan Ketua PKK Resmikan Bola Toa Labandu Food Court

Sulsel

Sambut dan Meriahkan HUT RI ke- 79, Pemerintah Kecamatan Tempe Gelar Berbagai Lomba Antar Staf

Advertorial

Pemkab Wajo Salurkan Bantuan Sosial ke 1.513 KPM, Ahmad Jahran : Juga Antisiapasi Dampak Inflasi