Home / Sulsel

Rabu, 13 Desember 2023 - 15:21 WIB

Sekcam Bontoala Jadi Pemateri Loka Karya Mini Pencegahan Stunting

Sekcam Bontoala Manggala Putra Andi Seso, S.STP., menjadi pemateri Loka Karya Mini Pencegahan Stunting yang diadakan oleh UPT KB Kecamatan Bontoala di Kelurahan Gaddong, Rabu (13/12/2023)

Sekcam Bontoala Manggala Putra Andi Seso, S.STP., menjadi pemateri Loka Karya Mini Pencegahan Stunting yang diadakan oleh UPT KB Kecamatan Bontoala di Kelurahan Gaddong, Rabu (13/12/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Sekcam Bontoala Manggala Putra Andi Seso, S.STP., menjadi pemateri Loka Karya Mini Pencegahan Stunting yang diadakan oleh UPT KB Kecamatan Bontoala di Kelurahan Gaddong, Rabu (13/12/2023).

Turut hadir Kepala UPT KB Kecamatan Bontoala, Drs. Iswanto, Penyuluh KB se-Kecamatan Bontoala dan peserta undangan warga Kelurahan Gaddong.

Sekcam Bontoala, Manggala Putra Andi Seso, S.STP., dalam membawakan materi mengatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus memaksimalkan upaya percepatan menuju zero stunting sesuai arahan dan amanah Wali Kota Makassar.

“Terdapat sejumlah tahapan dalam percepatan penurunan angka stunting di Kota Makassar. Salah satunya melalui audit data stunting yang melibatkan sejumlah stake holder untuk mengakses data stunting di semua Kecamatan dan Kelurahan,” jelasnya.

Selain itu melakukan mini lokakarya untuk menindaklanjuti data kasus stunting tersebut untuk memastikan upaya dan koordinasi pencegahan stunting berdampak pada penurunan kasus.

Sejauh ini juga telah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Makassar yang terdiri dari dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Kesehatan, Kecamatan dan Kelurahan .

“Salah satu pencegahan stunting adalah pada seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) di mana saat ibu hamil harus rutin memeriksaan kehamilannya,” pungkasnya.

Diketahui dari data EPPGBM – Elektroni Pencatatan dan Pelaporan Berbasis Masyarakat dari 14 Kecamatan di Kota Makassar 12 Kelurahan, sudah zero stunting. Sementara 3 Kecamatan mengalami kenaikan angka stunting yakni Kecamatan Mariso, Mamajang dan Wajo sekitar 2 hingga 3%.

“Secara umum, data stunting di Kota Makassar dari 3255 kasus pada Februari 2023 mejadi 2734 kasus pada Agustus 2023 atau turun 3,14% dari 3,75%,” tutup Manggala Putra.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bekerjasama BIN, Pemkab Sinjai Gelar Vaksinasi

Sulsel

Peduli Korban Kebakaran Asrama Polisi, PDAM Makassar Salurkan Bantuan

Sulsel

Semangat Gotong Royong TMMD ke-124 Kodim 1406/Wajo, Satgas Lanjutkan Pembangunan Talud

Sulsel

Peringati Hari Kebudayaan, Dishub Makassar Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Sulsel

Cahaya dari Timur: Refleksi Hari Santri dan Warisan Keilmuan As’adiyah

Sulsel

Tanggapi Serius Pengrusakan Armada, Dinas Pemadam Kebakaran Makassar Koordinasi dengan Polsek Tallo

Sulsel

Siswa SMP Negeri 27 Makassar Raih Juara Pertama Karya Tulis Ilmiah BSM Festival

Sulsel

PDAM Makassar Terus Tuntaskan Program MULIA: 10 Sambungan di Jalan Angkasa, 5 di Tamalanrea