Home / Sulsel

Rabu, 13 September 2023 - 14:12 WIB

Siswa SMP Negeri 27 Makassar Raih Juara Pertama Karya Tulis Ilmiah BSM Festival

Tiga siswa-siswi dari UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Pertama dalam kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada Bosowa School Makassar (BSM) Festival di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Selasa (12/09/2023)

Tiga siswa-siswi dari UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Pertama dalam kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada Bosowa School Makassar (BSM) Festival di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Selasa (12/09/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tiga siswa-siswi dari UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Pertama dalam kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada Bosowa School Makassar (BSM) Festival.

Keberhasilan ini dicapai setelah mengalahkan 35 sekolah peserta dari Makassar, Gowa, dan Maros.

Lomba berlangsung dari tanggal 7 hingga 10 September 2023 di Kampus BSM yang berlokasi di jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Selasa 12 September 2023

Tim SMPN 27 terdiri dari tiga siswa dan siswi kelas VIII, yaitu Nur Aini sebagai ketua, Muh. Fhatir Putra Pratama, dan Nur Qaylah Salsabila Bestari sebagai anggota.

Karya mereka yang berjudul “Menumbuhkan Karakter Budaya Positif Siswa Melalui Temang Ta” berhasil memukau Dewan Juri.

Ungkapan “Temang Ta” merupakan akronim dari terima kasih, maaf, tolong, dan tabe yang diambil dari dialek bahasa lokal suku Bugis-Makassar.

Nur Aini, ketua tim, mengakui kejutan dan kegembiraannya atas prestasi ini, mengingat ini adalah pengalaman pertama mereka dalam lomba KTI. Selama sepekan, Aini dan dua teman di bawah bimbingan dua guru berlatih untuk tampil dengan presentasi menggunakan power point.

Menurut Guru Pembimbing KTI, Fatmawati Annas, S. Pd, M. Pd, karya ini mengangkat budaya Temang Ta sebagai upaya membangun disiplin positif siswa. Hal ini dilakukan melalui pembiasaan berbahasa baik, sosialisasi melalui poster, dan pemilihan duta siswa-siswi.

Guru pembimbing lainnya, Andi Marauleng, menekankan pentingnya mengajarkan budaya Temang Ta sejak dini, karena kebiasaan ini akan membentuk etika berkomunikasi yang baik.

Rosdianto, pembimbing dari cabang Pusi dan tahfidz Qura’an, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap partisipasi anak didiknya dalam BSM Festival. Meski berat, mereka telah memberikan yang terbaik.

Kepala SMPN 27 Makassar, Nurdin,S.Pd. SH. M.PD mengapresiasi prestasi anak didiknya dan menegaskan bahwa siswa-siswi sekolah ini telah berhasil berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk ekskul dan olahraga.

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa siswa-siswi sekolah ini memiliki karakter yang bertanggung jawab, jujur, dan peduli dengan kearifan lokal budaya sendiri.(*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

CJH Makassar Siap Terbang April 2026, Wali Kota Diminta Lepas

Sulsel

Munafri-Aliyah & Gubernur Sulsel Serahkan Santunan ke Keluarga ASN Korban di DPRD

Sulsel

Pemkot Makassar Perkuat Koordinasi Jelang Puncak Arus Mudik Idulfitri

Sulsel

Bupati Barru Syukuran Rumah Empang di Callaccu

Sulsel

Danny Pomanto Galakkan Kreativitas Makassar sebagai Kota Festival Tepian Air, Kota Makan Enak dan Festival Pisang

Sulsel

Disdik Sinjai Gelar Bimtek Penguatan Literasi Anak Usia Dini

Sulsel

Makassar Bersiap Jadi Tuan Rumah Asian Kongres IAI, Danny Pomanto: Syarat Penyelenggara Terpenuhi

Sulsel

Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Sulsel, PKK Barru Banjir Penghargaan