Home / Wajo

Senin, 15 Desember 2025 - 21:38 WIB

Kadisperkim Makassar Optimis Serapan Belanja Akhir Tahun 2025 Meningkat

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Mahyudin

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Mahyudin

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Makassar jadi organisasi perangkat daerah (OPD) dengan realisasi belanja terendah. Hingga Senin (15/12/2025), realisasi belanja Disperkim masih diangka 29 persen.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Mahyudin, masih optimistis serapan belanja merangkak naik.

Kata Mahyudin, program di Disperkim didominasi pekerjaan fisik.

Misalnya pengerjaan drainase, jalan lingkungan, paving block hingga betonisasi. “InsyaAllah di akhir tahun ini sudah banyak pekerjaan yang sudah selesai, kita yakin penyerapan akhir tahun ini akan meningkat,” Senin (15/12/2025).

Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda menyampaikan, selain Disperkim, realisasi sejumlah OPD juga masih jauh dari harapan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) jadi OPD kedua dengan serapan anggaran terendah, yakni diangka 42 persen. Dususul Dinas Pertanahan 52 persen.

Dinas Pekerjaan Umum mulai memperlihatkan progresif positif, kini diangka 53 persen.

“Sudah ada perubahan di PU, karena memang pekerjannya fisik dan rata-rata berakhir kontraknya jelang tutup tahun,” kata Zulkifli Nanda di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani.

Selain itu, Dinas Penataan Ruang, Dinas Arsip hingga BPKAD kata Zulkifli juga masuk kategori belanja terendah.

BPKAD diketahui memiliki anggaran Biaya Tak Terduga (BTT).

Anggaran tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak atau kategori darurat. “BTT di BPKAD tidak terserap, itu memang jarang tersentuh, pemanfaatannya untuk hal darurat,” jelas Zulkifli.

Ada pun OPD dengan realisasi belanja tertinggi ada di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) 89 persen.

Selanjutnya Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perpustakaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Kemudian Dinas Pemadaman Kebakaran, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, Inspektorat, dan Dinas Perdagangan.

“Itu 10 besar realisasi tertinggi, diatas 70 persen, 89 persen Kesbangpol,” jelas Zulkifli sambil memonitor angka belanja OPD di layar handphonenya.

Secara keseluruhan, serapan belanja Pemkot diangka 66 persen. Sementara untuk pendapatan sudah menyentuh 89 persen. (Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Sosialisasi Perda Kepemudaan dan Pembangunan Pedesaan, ATL Berharap Peran Pemuda dalam Membangun Perekonomian

Wajo

Pemerintah Siapkan Fasilitas Fiskal Dukung Vaksinasi dan Penanganan COVID-19

Wajo

Upacara 17-an di Wajo, Kasdim Tekankan Soliditas dan Kesiapsiagaan Prajurit

Wajo

Ajukan Permohonan Pinjam Pakai Aula Bupati, Ikatan Pelajar Al-Washliyah Audiensi dengan Pj. Sekda Asahan

Wajo

Disperkim Makassar Hadiri HUT ke-26 DWP Kota Makassar

Wajo

Ketua TP PKK Makassar Dorong UMKM Mandiri Lewat Sosialisasi Kampung Mandiri

Wajo

Sinergi TNI-Linmas dan Tokoh Masyarakat, Koramil 1406-09/Sajoanging Intensifkan Patroli Cipta Kondisi

Wajo

Pemerintah Kelurahan Siwa Gelar Pemilihan Ketua RW Mattugengkeng