Home / Sulsel

Jumat, 5 Januari 2024 - 21:02 WIB

Danny Pomanto Tunjuk Firman Pagarra Jadi Pj Sekda, Ini Alasannya!

SK sebagai Pj Sekda Makassar diserahkan oleh Pj Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Andi Muhammad Arsjad kepada Firman Pagarra yang didampingi Kepala BKPSDM Kota Makassar Akhmad Namsum, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (04/01/2024)

SK sebagai Pj Sekda Makassar diserahkan oleh Pj Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Andi Muhammad Arsjad kepada Firman Pagarra yang didampingi Kepala BKPSDM Kota Makassar Akhmad Namsum, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (04/01/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Firman Pagarra resmi menjabat sebagai Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar setelah menerima SK dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

SK sebagai Pj Sekda Makassar diserahkan oleh Pj Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Andi Muhammad Arsjad kepada Firman Pagarra yang didampingi Kepala BKPSDM Kota Makassar Akhmad Namsum, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (04/01/2024).

Firman Pagarra ditunjuk Pj Sekda berdasarkan usulan dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Salah satu pertimbangannya masuk dalam lima OPD terbaik.

Pertimbangan lain, Firman Pagarra berhasil mengompakkan Bapenda yang selama ini dianggap terpecah-pecah.

“Firman ini berhasil mengompakkan organisasi di bawahnya. Dulunya terpecah-pecah itu di Bapenda, dan sekarang di bawah kepemimpinannya Bapenda adalah salah satu organisasi terkompak di lingkungan OPD,” kata Danny Pomanto.

Terbukti, produktivitas kinerja orang-orang di Bapenda di bawah kepemimpinan seorang Firman Pagarra kata Danny Pomanto terus mengalami peningkatan.

“Saya melihat kenapa kompak karena memang betul-betul merata. Manajemen pemerataan di Bapenda bagus sekali,” tegasnya.

Danny Pomanto pun menaruh harapan yang sangat besar kepada sosok Firman Pagarra dalam memimpin organisasi sebesar Pemkot Makassar.

“Saya berharap dalam lingkup yang lebih besar harus dilakukan seperti itu karena kelemahan organisasi kita adalah egosentris,” tuturnya.

Tugas khusus lain, tentunya tetap produktif di tahun politik dan mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp2 triliun.

“Saya kira kalau bisa sampai Rp2 triliun. Kedua lebih produktif di tahun politik karena biasanya tahun politik kita terjebak dalam situasi politik. Itu jangan, justru harus kencang,” tutup Danny Pomanto. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bupati Suardi Saleh Pantau Langsung Pelayanan di RSUD Barru

Sulsel

SPMB Masih Menyisakan 858 Siswa, Pemkot Siapkan Langkah Taktis dan Terpadu

Sulsel

Camat Mamajang Hadiri Jumat Curhat Bersama Tripika dari Tiga Kecamatan

Sulsel

Makassar Jadi Lokasi Peluncuran KINETIC Next Kewirausahaan

Sulsel

Jadi Tuan Rumah Harganas 2025, Makassar Komitmen Bangun Keluarga Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel

Hadiri High Level Meeting TPID, Munafri Tekankan Sinergi Daerah Penghasil dan Konsumen

Sulsel

Disdik Makassar Sesuaikan Libur Ramadan dan Idulfitri 2026, Siap Sesuaikan Edaran 3 Menteri

Sulsel

Jaminan Keselamatan Kerja, 87 Persen Non-ASN dan Guru Pemkab Wajo Terkaver BPJS Ketenagakerjaan