Home / Sulsel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Appi Ingin RT/RW Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Lewat Pengelolaan Sampah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, dalam rangka semarak kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (1/8/2026) malam.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, dalam rangka semarak kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (1/8/2026) malam.

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong lingkungan berbasis RT/RW menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang produktif. Munafri mendorong pemberdayaan tersebut melalui pengelolaan sampah, urban farming dan penguatan ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi saat menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, dalam rangka semarak kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (1/8/2026) malam.

Pada momen tersebut, Appi mengapresiasi warga RT 003 RW 001 yang secara gotong royong menata lingkungannya menjadi lebih bersih, asri dan produktif.

Lorong tersebut dilengkapi tempat sampah terpilah untuk organik, nonorganik, residu hingga B3. Warga juga memanfaatkan sisi jalan untuk urban farming melalui hidroponik dan polibag, serta mengembangkan peternakan ayam.

Menurut Appi, berbagai aktivitas tersebut dapat dikembangkan menjadi sistem yang saling terintegrasi. Untuk itu, Ia juga mendorong sampah organik untuk diolah menjadi kompos, serta pengolahan sampah menggunakan maggot yang dapat menjadi pakan ayam.

“Tidak banyak warga masyarakat yang bisa secara bersama-sama bergotong royong menciptakan suasana yang sangat asri dan bersih seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan Bank Sampah Unit di wilayah masing-masing. Menurutnya, sampah anorganik yang dipilah memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi tambahan pendapatan rumah tangga.

“Inilah yang kita harapkan di dalam satu lingkungan yang punya sistem siklus integrasi yang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik,” tambahnya.

Appi menegaskan, setiap wilayah tidak harus mengembangkan konsep yang sama. RT/RW didorong menggali potensi dan kreativitas masing-masing sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan wilayah Kelurahan Berua di Kecamatan Sudiang yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan lingkungannya. Kelurahan Berua tengah mengembangkan konsep wilayah herbal sebagai contoh lain pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, keberagaman konsep tersebut menjadi kekuatan karena setiap wilayah dapat menggali potensi dan menunjukkan keunggulannya masing-masing.

Appi pun mengingatkan, agar lingkungan yang telah dibangun secara gotong royong tidak hanya berhenti pada tahap penataan. Tetapi terus dijaga dan dikembangkan menjadi ruang yang bersih, produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia turut meminta camat dan lurah memberikan dukungan penuh agar berbagai inisiatif masyarakat dapat terus berkembang. Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk memperkuat gerakan yang dibangun warga dari lingkungannya sendiri.

Lebih jauh, Appi kembali mengungkapkan, secara khusus Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan hadiah Rp100 juta bagi wilayah RT/RW terbaik yang akan diumumkan pada ulang tahun Kota mendatang.

Ia menegaskan hadiah tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT atau RW, tetapi digunakan bersama masyarakat untuk kebutuhan lingkungan maupun pengadaan bagi kebutuhan masyarakat setempat. Ia mencontohkan seperti kursi, tenda maupun perbaikan pos ronda.(Sir)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Sulsel

Indira Yusuf Ismail Dampingi Wali Kota Jamu Saudagar Bugis Makassar

Sulsel

Bahas Sengketa Lahan SMAN 4 Maniangpajo, Komisi IV DPRD Wajo Gelar RDP

Sulsel

12 Ribu Warga Terdampak Banjir di Wajo, Water Treatment Dihadirkan untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Sulsel

Firman Pagarra Dampingi Wali Kota Danny Pantau Kesiapan HUT Kota Maksssar ke-416

Sulsel

Operasi Pasar Murah di Pekan Pertama Ramadhan, Disdag Makassar Siapkan 1.000 Paket Sembako

Sulsel

Wali Kota Danny Ajak Peserta Marpolex 2022 Nikmati Kuliner Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Data Ulang Pegawai Non ASN Sesuai Instruksi Pemerintah Pusat

Sulsel

18 Brand Kuliner Ramaikan Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari