Home / Sulsel

Sabtu, 18 Maret 2023 - 16:07 WIB

Suplai Air IPA II Panaikang Menurun, Dirut PDAM Cek Kondisi Air Baku di Bendungan Leko Pancing

Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar turun langsung cek Bendungan Leko Pancing, Sabtu (18/03/2023)

Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar turun langsung cek Bendungan Leko Pancing, Sabtu (18/03/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Suplai air dari Perumda Air Minum Kota Makassar melalui Instalasi II Panaikang mengalami penurunan diakibatkan menurunnya pasokan air baku dari aliran sungai yang bersumber di Bendungan Leko Pancing Maros mengakibatkan gangguan pelayanan air bersih di cakupan wilayah pelayanan I dan II, serta sebagian wilayah pelayanan III dan IV.

Dari wilayah pelayanan tersebut yang mengalami gangguan meliputi kawasan Timur yakni Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya kawasan Utara yakni Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Wajo, dan Bontoala serta sebagian Kecamatan Panakkukang dan Makassar.

Data yang diterima dari bagian produksi bahwa produksi air dari IPA II hanya sebesar 900L/S dari normal 1500L/S.

Menanggapi hal tersebut, Tim Perumda Air Minum Kota Makassar yang dipimpin oleh Direktur Utama Beni Iskandar langsung turun mengecek kondisi air baku di Bendungan Leko Pancing yang diindikasikan menurun sehingga berdampak dengan turunnya tingkat produksi tersebut. Namun hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda berkurangnya air baku.

“Kami telah mengecek ke Bendung Leko Pancing, namun kondisi air baku disana baik-baik saja dan masih normal. Jadi ini bukan faktor air baku yang berkurang,” ujar Beni, Sabtu (18/03/2023).

Selanjutnya kami akan melakukan inspeksi ke jalur-jalur saluran kami, ada indikasi penyumbatan saluran atau kebocoran saluran entah disebabkan kerusakan atau bisa saja ada oknum yang sengaja merusak,”tambahnya.

Menurut Beni sebagaimana sebelum-sebelumnya, terkadang ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pengrusakan saluran untuk kepentingan pribadi.

“Ini saya bicara pengalaman, namun sering juga ada oknum-oknum sengaja merusak untuk kemudian dijadikan tambahan air bagi persawahan. Saluran kami sepanjang 20 KM lebih yang terletak di daerah tak berpenduduk. Ini yang akan segera kami cek kembali,” pungkas Beni.

Selain hal tersebut juga ditemukan beberapa saluran yang mengalami pendangkalan dan hal tersebut akan dilaporkan juga ke Balai Pompengan. “Kebutulan kalau bagian pengerukan, itu kewenangan balai, kami akan koordinasi ke balai untuk hal tersebut sekaligus pengaturan pintu air,” kata Beni.

Menanggapi terkait keluhan pelanggan, Beni menyampaikan permohonan maaf dan akan segera menemukan solusi.”Kami meminta maaf kepada para pelanggan, segera kami selesaikan persoalannya dan mengembalikan produksi air yang normal seperti sebelumnya,” tutupnya.(*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Hadiri Pelantikan, Adnan Minta PWI Jadi Wadah Jurnalis Gowa Tingkatkan Profesionalisme

Sulsel

Dorong Kolaborasi, Sekda Zulkifly Harap Peran Media Bantu Publikasi Program Pemkot Makassar

Sulsel

Menko Pangan Restui PSEL di TPA Antang, Pemkot Makassar Siap Re-Tender Proyek

Sulsel

Bupati Barru Sebut Tanggul Pantai Sumpang Binangae Segera Dibenahi

Sulsel

Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi Tekankan Sinkronisasi Data Percepat Penurunan Angka Stunting di Makassar

Sulsel

Sebelum Ramadhan, Masyarakat Tallo Bisa Nikmati Air Bersih dari PDAM

Sulsel

Pererat Silaturahmi, Appi-Aliyah Hadiri Halal Bihalal dengan Guru-guru se-Kota Makassar

Sulsel

Fatmawati Rusdi: MNEK 2023 Moment Perkenalkan Makassar Lebih Dalam di Mata Dunia