Home / Sulsel

Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:48 WIB

Danny Pomanto dan Indonesia Marketing Association Kerja Sama Branding Makassar Kota Makan Enak, Target Februari Rampung

Wali Kota Makassar,  Danny Pomanto menandatangani kerjasama (MoU) dengan Indonesia Marketing Associatian (IMA) Chapter Makassar dalam branding Makassar Kota Makan Enak di Hotel Maxone, Sabtu (28/01/2023)

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menandatangani kerjasama (MoU) dengan Indonesia Marketing Associatian (IMA) Chapter Makassar dalam branding Makassar Kota Makan Enak di Hotel Maxone, Sabtu (28/01/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menandatangani kerja sama (MoU) dengan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar dalam branding Makassar Kota Makan Enak.

Penandatanganan MoU itu berlangsung di sela-sela acara Pelantikan dan Raker IMA Chapter Makassar Periode 2022-2024, di Hotel Maxone, Sabtu, (28/01/2023).

“Pemkot Makassar sangat berharap supporting dari IMA. Saya target Februari ini ekosistemnya sudah selesai dan diharapkan IMA ikut membantu ini,” kata Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto dalam sambutannya.

Dirinya menuturkan bantuan IMA akan menjadi lebih baik apalagi dengan perilaku masyarakat yang suka makan di luar. “Kota makan enak itu menghidupkan ekosistem kuliner. Mari satukan pikiran kita membuat dunia itu terus baru dan Makassar unggul,” tuturnya.

Dia menceritakan, dahulu dirinya membranding diri sendiri untuk maju Pilwalkot itu tidak biasa. Pasalnya, dirinya tidak punya pengalaman, hanya orang biasa, pendatang baru, bukan politisi, bukan bangsawan, bukan birokrat, tetapi berani menerima tantangan untuk maju.

Olehnya, dirinya mengangkat branding Ana’ Lorongna Makassar. “Kenapa anak? Karena kalau orang dengar kata anak itu maka sayang. Dan itu viral, alhasil itu marketingnya,” kisahnya.

Presiden IMA Chapter Makassar, Taufik Haris Rachmat mengatakan pada prinsipnya pihaknya mendukung upaya Danny Pomanto dengan membranding ulang Kota makassar dengan Tagline Makassar Kota Makan Enak.

Hal itu, ujar dia, karena dua alasan penting, di antaranya, kata-kata ini sangat produktif dan mengerucut, sekali baca langsung sampai pesannya.

Begitu pula dengan diksi yang diplih sangat tepat karena kata kerja; makan enak artinya mengajak.

Taufik mengungkapkan dukungan dari IMA yakni mendalami strategi marketingnya. “Marketing itu tidak hanya orang tahu tentang produk kita tetapi marketing mendalami mulai dari orang kenal produk kita, tertarik produk kita, mau mendekat dan membeli, dan kemudian membeli lagi dan lagi,” ungkap dia.

Tahapan selanjutnya ialah teknisnya. “Simpelnya adalah kalau poin satu menata ide maka poin dua menata aksi agar efektif dan efisien. Contoh dengan anggaran Rp 1 M dengan seribu aksi maka  dicoret-coret lah 1.000 aksi itu menjadi hanya 10 tetapi gimana cara aksi itu berefek 70-80 persen dari keseluruhan target ide,” paparnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pemkot Makassar Buka Peluang Bagi Honorer Jalur PJLP, Ini Syarat dan Ketentuan

Sulsel

PWI Sulsel Berangkatkan 36 Pengurus ke HPN Kendari

Sulsel

Salurkan Bantuan Paket Pangan Sembako, Pj. Bupati Wajo Apresiasi Kepedulian BNI Cabang Sengkang

Advertorial

Bupati Wajo dan Bupati Kutai Kartanegara Pererat Silaturahmi dan Kerja Sama Antarwilayah

Sulsel

Jelang Finalisasi Laporan Naskah Akademik Pengelolaan Air Limbah Domestik, PDAM Makassar dan UIN Gelar Workshop

Sulsel

Puluhan Tahun Picu Kemacetan, Terminal Bayangan di Perintis Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Jalan Anti Mager Bersama 60 Ribu Warga Barru

Sulsel

Sekda Gowa Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Kepariwisataan Manfaatkan Platform Digital