Home / Sulsel

Senin, 6 Juli 2026 - 21:34 WIB

Munafri dan Aliyah Komitmen Jadikan BAZNAS Mitra Strategis Pembangunan Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar Periode 2026–2031 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (6/7/2026)

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar Periode 2026–2031 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (6/7/2026)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar Periode 2026–2031 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (6/7/2026).

Lima komisioner yang akan mengemban amanah sebagai Ketua dan Anggota BAZNAS Kota Makassar untuk lima tahun ke depan diantaranya Usman Sofian sebagai ketua, dengan anggota Yusran Sofyan, Abdul Azis Ilyas, Ahyar Amnur, dan Prof. Yusriani.

Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang untuk menghadirkan kepemimpinan terbaik di BAZNAS Kota Makassar.

Kehadiran lima pimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat peran BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak.

Pada kesempatan yang sama, Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran BAZNAS periode 2021–2026 yang dinilai telah menjalankan amanah dengan baik. Menurutnya, capaian tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kepengurusan baru untuk menghadirkan inovasi yang lebih besar.

“Pelantikan ini bukan hanya mengganti pengurus lama dengan yang baru, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan apa yang masih kurang dan memperkuat berbagai program yang telah berjalan baik. BAZNAS harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan Kota Makassar,” ujarnya.

Appi menekankan bahwa zakat merupakan instrumen strategis dalam pembangunan umat karena tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berperan dalam pemerataan ekonomi, penguatan solidaritas sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, ia berharap pengurus BAZNAS mampu memaksimalkan potensi zakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui BAZNAS kita bisa mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan sosial, dan menghadirkan empati kepada masyarakat,” jelasnya.

“Yang terpenting bukan hanya seberapa besar dana yang berhasil dihimpun, tetapi seberapa besar dana itu bisa dikembalikan kepada masyarakat secara tepat sasaran,” sambung Appi.

Lebih jauh, ia berharap program BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program produktif seperti bantuan modal usaha dan penguatan komunitas ekonomi.

Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dalam menekan angka kemiskinan di Kota Makassar.

Selain itu, Appi meminta kepengurusan baru bekerja berdasarkan data yang akurat dalam menyusun target penghimpunan maupun penyaluran zakat.

Dia juga menilai validitas data menjadi fondasi penting agar seluruh program BAZNAS benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“BAZNAS harus bermain dengan data. Jangan hanya berdasarkan perkiraan. Semua target harus memiliki dasar yang jelas, termasuk memanfaatkan data tahun-tahun sebelumnya yang terus diperbarui agar program yang dijalankan tepat sasaran,” ujarnya.

Appi memastikan Pemerintah Kota Makassar akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja organisasi agar seluruh program berjalan sesuai target dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Terakhir, Appi mengajak seluruh aparatur pemerintah, BUMD, dunia usaha, ASN, serta masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai muzakki untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Makassar.

“Semakin besar potensi zakat yang dihimpun, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam momen tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan harapannya agar kepengurusan BAZNAS Kota Makassar yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas serta terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat kepada Pimpinan BAZNAS Kota Makassar Periode 2026–2031 yang telah dilantik,” ucapnya.

Lanjut dia, amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Politisi Demokrat itu berharap, BAZNAS dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan program-program sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Dengan kolaborasi yang kuat, insya Allah kita dapat mewujudkan Makassar yang semakin peduli, inklusif, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tambahnya.(SIR)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Suardi Saleh Sambut Kedatangan Danlantamal VI

Sulsel

Audience TIM SSGI 2024, Kadis Kesehatan dengan Walikota Makassar

Sulsel

DPRD Kota Makassar Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah

Advertorial

Buka Musrenbang 2025, Wabup Wajo: Dokumen RPJMD Mencerminkan Visi dan Janji kepada Masyarakat

Sulsel

Setahun MULIA, 24 PSU Diserahkan: Rp371 Miliar Resmi Jadi Aset Pemkot

Sulsel

Kapolres Barru Terima Penghargaan Pengguna Anggaran Terbaik

Advertorial

Didampingi Bupati Wajo, Gubernur Sulsel Tinjau RTH Callaccu

Sulsel

Pastikan Seluruh Pegawai Kembali Aktif, Wali Kota Danny Siap Jadi IRUP