Home / Sulsel

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:01 WIB

Jaga Kondusifitas Kota Sengkang, Patroli Biru Polsek Tempe Sasar Kawasan Objek Vital

Guna menjamin rasa aman bagi masyarakat, personel Polsek Tempe Polres Wajo mengintensifkan kegiatan patroli biru (blue light patrol) di wilayah hukum Kecamatan Tempe, Sabtu malam (2/5/2026)

Guna menjamin rasa aman bagi masyarakat, personel Polsek Tempe Polres Wajo mengintensifkan kegiatan patroli biru (blue light patrol) di wilayah hukum Kecamatan Tempe, Sabtu malam (2/5/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO –- Guna menjamin rasa aman bagi masyarakat, personel Polsek Tempe Polres Wajo mengintensifkan kegiatan patroli biru (blue light patrol) di wilayah hukum Kecamatan Tempe, Sabtu malam (2/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jam-jam rawan.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik. Personel bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminalitas, mulai dari pusat ekonomi hingga area publik.

Sasar Objek Vital dan Pusat Keramaian
Patroli dilakukan secara mobiling dengan menyasar kawasan pasar malam di Terminal Sengkang, tempat hiburan rumah bernyanyi, kawasan pertokoan, serta objek vital lainnya seperti perbankan, minimarket, dan SPBU. Kehadiran lampu rotator biru polisi diharapkan memberikan efek jera (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan.

Kapolsek Tempe, IPTU Irwan Taufik, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Polres Wajo dalam menekan angka kriminalitas di malam hari.

“Patroli biru ini kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Fokus kami adalah memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah niat pelaku tindak pidana, seperti pencurian maupun gangguan ketertiban umum lainnya,” jelas IPTU Irwan Taufik.

Kedepankan Pendekatan Dialogis
Selain melakukan pengawasan wilayah, personel Polsek Tempe juga mengedepankan pendekatan dialogis dengan menyapa warga dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat untuk tidak lengah dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau warga agar memastikan rumah terkunci dengan benar saat beristirahat dan segera melaporkan melalui layanan 110 atau ke Polsek Tempe jika menemukan aktivitas yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat adalah kunci utama kamtibmas yang kuat,” tambahnya.

Kegiatan yang berakhir menjelang dini hari tersebut menunjukkan hasil yang positif, di mana situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Tempe dilaporkan terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Versi Feature: “Lampu Biru yang Membelah Malam di Kota Sutra”
Oleh: Gemini (AI)

Saat sebagian besar warga Sengkang mulai menarik selimut di Sabtu malam (2/5), seberkas cahaya biru tampak membelah kegelapan di sudut-sudut jalan Kecamatan Tempe. Itu bukan sekadar lampu kendaraan biasa, melainkan Blue Light Patrol—simbol kehadiran negara di tengah istirahat masyarakat.

Dipimpin oleh IPTU Irwan Taufik, para personel Polsek Tempe menyusuri nadi-nadi kota. Dimulai dari hiruk-pikuk pasar malam di Terminal Sengkang yang masih menyisakan sisa tawa pengunjung, hingga kesunyian di depan deretan mesin ATM dan SPBU. Kehadiran mereka bukan untuk menebar rasa takut, melainkan untuk menanam rasa tenang.

Ada pemandangan hangat di sela-sela patroli tersebut. Sesekali, mobil patroli berhenti. Kapolsek dan anggotanya turun, bukan untuk membentak, melainkan untuk berjabat tangan dengan warga yang masih terjaga. Dialog kecil tercipta di teras toko atau depan pos ronda. Pesannya sederhana namun mendalam: Keamanan adalah tanggung jawab bersama.

“Kami ingin warga tidur dengan nyenyak tanpa merasa khawatir,” tutur IPTU Irwan Taufik di sela kegiatannya. Baginya, setiap kerlip lampu biru yang terpantul di dinding pertokoan adalah pesan bahwa polisi tidak sedang tidur saat rakyatnya terlelap.

Hingga jarum jam menunjukkan waktu istirahat yang lebih dalam, Kota Sengkang tetap terjaga dalam lindungan patroli biru tersebut. Tak ada kriminalitas yang tampak berani muncul di bawah sorot cahaya itu. Malam itu, Kecamatan Tempe membuktikan bahwa sinergi antara kewaspadaan aparat dan partisipasi warga adalah resep paling ampuh untuk merajut kedamaian di Bumi Lamaddukelleng.(r)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bunda PAUD Canangkan Gerakan “Semua Anak Masuk PAUD”, Bentuk Karakter Sejak Dini

Sulsel

Tertibkan Pasar Tumpah di Jalan Leimena, Jamin Pedagang Pindah ke Lokasi Lebih Layak

Sulsel

Gerakan Revolusi Hijau Wajo, Dandim 1406/Wajo Tanam Pohon Bersama

Sulsel

Mantan Komisioner KIPD Sulsel dan Akademisi Apresiasi Dinas Kominfo Makassar Gelar Uji Konsekuensi Informasi Publik

Sulsel

Kajari Wajo Sambangi Ketua PWI di Kediaman

Sulsel

Forum CSR Siap Support Program Budidaya Pisang Cavendish Sulsel

Advertorial

Capai 7.500 Peserta, Bupati Wajo Lepas Karnaval Berbagai Tingkatan Satuan Pendidikan

Sulsel

Bupati dan Ketua PKK Barru Silaturahmi dengan Mantan Wakil Bupati Maros