Home / Sulsel

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:41 WIB

Konsistensi 16 Tahun Berbagi: Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang Santuni 700 Anak Yatim dan Dhuafa di Awal 2026

Mengawali Januari 2026, Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan santunan rutin kepada 700 anak yatim dan duafa, Rabu (07/01/2026)

Mengawali Januari 2026, Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan santunan rutin kepada 700 anak yatim dan duafa, Rabu (07/01/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Mengawali Januari 2026, Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan santunan rutin kepada 700 anak yatim dan duafa, Rabu (07/01/2026).

Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena menandai 16 tahun perjalanan tanpa putus Masjid At-Taubah dalam menebar kebaikan di Kabupaten Wajo.

​Sejak dimulai belasan tahun silam, program santunan ini telah menjadi pilar harapan bagi warga kurang mampu. Keberlanjutan program hingga tahun ke-16 ini membuktikan transparansi pengelolaan dana umat dan tingginya kepercayaan para donatur terhadap pengurus masjid.

​Penyaluran santunan kali ini diserahkan langsung oleh Koordinator Sumbangan, H. Nurdin Hamid, dengan didampingi oleh Mediator Anak Yatim dan Duafa, Ustadz Akbar Gunawan.

​”Alhamdulillah, atas izin Allah, aksi sosial ini telah memasuki tahun ke-16. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab berkelanjutan kami untuk memastikan anak-anak yatim duafa di sekitar kita tetap mendapatkan perhatian,” ungkap H. Nurdin Hamid.

H. Nurdin menyampaikan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang dipercayakan melalui Masjid At-Taubah.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun keperluan pendidikan bagi anak-anak yatim. Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama untuk memastikan bahwa anak-anak kita (yatim) dan saudara kita yang duafa tetap merasakan kehadiran kepedulian masyarakat di awal tahun yang baru ini,” ujar H. Nurdin.

Ustadz Akbar Gunawan, selaku mediator, menambahkan bahwa konsistensi selama 16 tahun ini tidak lepas dari sinergi antara pengurus masjid, aparat keamanan, dan para dermawan.

Dikatakan, Penyaluran santunan ini merupakan agenda tetap yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim dan duafa di wilayah sekitar.

Akbar Gunawan berharap semangat berbagi ini terus terjaga hingga tahun-tahun berikutnya. “Terima kasih kepada para donatur yang selama ini memberikan kepercayaan kepada kami dalam nenjalankan amanah ini, dan terimakasih banyak semua pihak, termasuk TNI, yang telah membantu kelancaran kegiatan ini,” ucapnya.

Kegiatan penyaluran ini mendapat pengawalan ketat dari personel TNI Kodim 1406/Wajo. Kehadiran aparat TNI memastikan antrean berjalan teratur dan protokol keamanan tetap terjaga hingga seluruh paket santunan selesai didistribusikan.(TIM At-taubah dan Jurnalis Wajo)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jaminan Keselamatan Kerja, 87 Persen Non-ASN dan Guru Pemkab Wajo Terkaver BPJS Ketenagakerjaan

Sulsel

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Divisi Infanteri 3 Kostrad

Sulsel

Bupati Barru Tinjau Langsung Tes Tertulis Bacakades

Sulsel

PJI Sulsel Kembangkan Unit Usaha Agrobisnis

Sulsel

Paripurna DPRD, Bupati Barru Serahkan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah

Sulsel

Bupati ASA Sambut Baik Sosialisasi DBH Cukai Tembakau

Sulsel

Masih Kategori PPKM Level 3, Bupati Sinjai Harapkan Satgas Covid 19 Tingkatkan Operasi Kedisiplinan Prokes

Sulsel

Melinda Aksa Tegaskan Komitmen TP PKK Wujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045