Home / Pendidikan

Sabtu, 27 Juli 2024 - 09:28 WIB

Fashion Desainer Muda SMK 8 Makassar dan SMK Campalagain Unjuk Karya di F8

Siswa-siswi SMK Negeri 8 Makassar menampilkan busana dress elegan yang merupakan hasil modifikasi dari sarung lipasabbe di Zona 3 F8, Jumat (26/07/2024)

Siswa-siswi SMK Negeri 8 Makassar menampilkan busana dress elegan yang merupakan hasil modifikasi dari sarung lipasabbe di Zona 3 F8, Jumat (26/07/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR —  Makassar International Eight Festival & Forum (F8) memberi panggung bagi siswa-siswi SMK Kota Makassar untuk memamerkan karya desain busana mereka dalam segmen fashion yang digelar pada hari ketiga F8 di Zona 3 pada Jumat, (26/7/2024).

Pada segmen fashion pada hari ketiga F8 di Zona 3 pada Jumat, (26/7/2024) menampilkan busana karya dari SMK Negeri 8 Makassar dan SMK Negeri Campalagain.

Sebanyak 6 fashion desainer dari SMK Negeri 8 Makassar mempersembahkan 12 busana dress elegan yang merupakan hasil modifikasi dari sarung lipasabbe. Busana-busana tersebut didominasi oleh nuansa warna hijau dan coklat.

Andi Rasti Pratiwi, salah satu desainer dari SMK 8 Makassar, dari jurusan Tata Busana menyampaikan tema desainnya bertajuk “Playful Sunset.”

“Tema ini diambil dari keindahan senja saat matahari tenggelam, mirip dengan panorama matahari di Pantai Losari yang indah dan suasana romantis yang dihadirkan oleh senjanya,” jelas Rasti siswi kelas 12.

Rasti mengaku sangat terharu karena ini adalah kali pertama ia mengikuti fashion show, dan ia sangat bersyukur bisa tampil di acara sebesar F8.

“Terima kasih kepada Pemkot Makassar dan F8 karena kesempatan ini merupakan pencapaian besar saya sebagai desainer muda. Berharap karya saya dapat dikenal oleh banyak orang,” jelasnya.

Sementara itu, Irwan dari SMK Negeri Campalagain juga mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan hasil karyanya. Irwan mempresentasikan enam busana dengan tema “The Elegance of Sure’ Salaka.”.

“Busana-busana ini dirancang menggunakan kain tenun Mandar, sebuah kain tradisional yang dikenal dengan keunikan dan kekayaan motifnya,” jelasnya.

Irwan merasa bahwa kesempatan ini sangat penting untuk mengapresiasi dan mempromosikan kain tenun Mandar agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Irwan pun mengucapkan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar yang telah memberikan panggung kepada siswa-siswi untuk menunjukkan kreativitas karyanya.

“Panggung F8 tidak hanya memberikan platform untuk siswa-siswi menunjukkan karya kami, tetapi juga menjadi ajang bagi kami untuk mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia industri fashion,” pungkasnya(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

MoU Pemkab Wajo dengan QAI Tuai Kritikan, Ini Penjelasan Bupati Wajo

Pendidikan

Munafri-Aliyah Tambah Bus Sekolah Gratis, Pastikan Anak-anak Tak Tertinggal Pendidikan

Pendidikan

Buka Workshop Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar, Bupati Wajo Tegaskan Perubahan Minset Wujudkan SDM yang Berkulitas

Pendidikan

Peringati Hari Guru di SMP 2 Balocci, Nurlita Harapkan Siswa Hormati Guru dan Belajar Maksimal

Pendidikan

Nahkodai SMPN 6 Sengkang, Agusti, S.Pd Komitmen Kembalikan Marhwah Sekolah

Advertorial

“Gerbang Atap Sekolah” Masuk Top 9 Inovasi Daerah 2024

Gorontalo

Hebat, Siswa SMAN 3 Gorontalo Gelar Ivent Konser Hadirkan Last Child dan Widi Vierra

Pendidikan

Wisuda Universitas Puangrimaggalatung, Bupati Wajo: Saya Tantang Lulusan Lahirkan Entrepreneur Baru