Home / Sulsel

Senin, 26 Februari 2024 - 12:14 WIB

Rakorsus Makassar Usung Tema Low Carbon City, Pj Gubernur Sulsel: Sesuai Program Jangka Panjang Sulsel 2024

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2024 yang mengusung tema Makassar Low Carbon City with Metaverse, di Hotel Sheraton By Four Points, Makassar, Senin (26/02/2024)

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2024 yang mengusung tema Makassar Low Carbon City with Metaverse, di Hotel Sheraton By Four Points, Makassar, Senin (26/02/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2024 yang mengusung tema Makassar Low Carbon City with Metaverse, turut dihadiri Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di Hotel Sheraton By Four Points, Makassar, Senin, 26 Februari 2024.

Hadir pula Kepala Badan Strategis Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. Serta sebagai narasumber ahli tingkat nasional dan internasional, yakni Rima Ginanjar, Partha Sarathi, dan Supardi Tan.

Bahtiar Baharuddin dalam sambutannya mengapresiasi ide dan gagasan dari Wali Kota Makassar, yang melakukan rembug kota yang dihadiri 1.200 peserta, termasuk menghadirkan ahli di bidangnya.

“Rembug kota ini dihadiri oleh para narasumber skala nasional dan internasional ini yang luar biasa. Seluruh pejabat SKPD dan pemangku kepentingan di Kota Makassar semua dilibatkan,” kata Bahtiar.

Bukan hanya itu, tetapi substansi yang dibicarakan tentang low carbon (rendah karbon). “Ini adalah isu dunia dan kota seluruh negara,” ungkapnya.

Oleh karena ide yang baik dari tingkat bawah dari kabupaten/kota harus didukung oleh pemerintah lebih atasnya, yakni provinsi bahkan nasional. Program Pemerintah Kota Makassar ini, kata Bahtiar, berkesesuaian dan sejalan dengan rancang bangun perencanaan pembangunan jangka panjang Sulawesi Selatan 2024-2045.

Membangun Sulsel yang mandiri, berdaulat dan maju dalam ekosistem ekonomi biru, yang ramah lingkungan dan alam yang harus diutamakan. Mengolah alam dan membangun daerah, tetapi jangan lupa alam tetap harus dirawat.

“Kami pastikan ketika Makassar sudah membicarakan low carbon, tentu seluruh kabupaten dan kota di Sulsel juga harus membicarakan low carbon. Penurunan emisi carbon bukan hanya di Makassar. Tema ini harus saya dorong agar daerah lain juga bicarakan,” terangnya.

Secara konkrit di Sulsel sendiri, terdapat beberapa program penanaman. Menghijaukan lingkungan, tetapi juga ada nilai ekonominya, seperti menanam sukun, pisang, nangka, pulau kita rawat dengan membuat artificial reefs atau terumbu karang buatan. Supaya ada ekosistem baru bagi biota laut termasuk ikan

Ia pun mengajak Danny Pomanto yang juga memiliki latar belakang perancang atau orang planalogi untuk membantu mendesain ekosistem Sulsel. Khususnya low carbon.

“Kalau ada program kabupaten kota yang bagus kita angkat menjadi program provinsi, kebijakan yang bagus yang ada juga kita dorong menjadi kebijakan nasional,” pungkasnya. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Hafizah Cilik Difabel Lantunkan Ayat Suci Al-Qur’an pada GMSSB Pemkot Makassar

Sulsel

Ketua TP PKK Barru Hasnah Syam Serahkan Bantuan Pangan ke Masyarakat

Sulsel

Audiensi dengan Pj. Bupati Wajo, PGRI Harapkan Pemerintah Angkat Guru Honorer Menjadi PPPK

Advertorial

Bupati Wajo Paparkan Pembangunan Ekonomi Dalam Seminar Internasional Himansi

Sulsel

Jelang PPDB 2022, Diskominfo Siapkan Kecepatan Internet Hingga 100 Mbps

Sulsel

Ketua DPRD Wajo Dampingi Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Pasar Mini

Sulsel

Manre Sipulung dan Restocking Ikan di Danau Tempe, Dandim 1406/Wajo Tegaskan Sinergi Pemulihan Ekosistem Perairan

Sulsel

Danny Pomanto Apresiasi Kegiatan Pembelajaran Operasi SAR: Basarnas Garda Terdepan Tanggap Bencana