Home / Sulsel

Selasa, 14 November 2023 - 16:41 WIB

Tim Asesor Evaluasi Program Smart City Akui Kepopuleran Makassar Sombere and Smart City

Evaluasi tahap II Program Gerakan Menuju Smart City pada Kota Makassar yang berlangsung semi daring di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Lt. 11 Balai Kota pada Selasa (14/11/2023)

Evaluasi tahap II Program Gerakan Menuju Smart City pada Kota Makassar yang berlangsung semi daring di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Lt. 11 Balai Kota pada Selasa (14/11/2023)

LINTASCELEBES COM MAKASSAR — Tim Asesor Evaluasi Program Smart City memberikan pengakuan atas kepopuleran Kota Makassar dalam menerapkan konsep Sombere and Smart City sebagai implementasi Smart Governance.

Herry Abdul Azis, salah satu anggota tim, menyampaikan apresiasi tersebut pada evaluasi tahap II Program Gerakan Menuju Smart City pada Kota Makassar yang berlangsung semi daring di ruang rapat wakil wali kota Lt. 11 Balai Kota pada Selasa (14/11/2023).

“Kota Makassar sangat populer dalam penerapan Smart City di kalangan komunitas Smart City,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengakui keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam membranding ikon-ikon kota, seperti “Makassar Kota Makan Enak” dan “Lorong Wisata”. Terkagum dengan pencapaian itu, ia pun mempertanyakan tips dari Pemkot Makassar.

Berkesempatan menjawab pertanyaan tersebut, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ismawaty Nur menyoroti kunci keberhasilan tersebut, yaitu leadership dari Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto yang memiliki komitmen kuat mencapai visi menjadikan Kota Makassar sebagai Sombere and Smart City.

“Ketika kepala daerah kami kuat dalam komitmen itu akan mempengaruhi SKPD. Wali Kota betul-betul berusaha membranding Kota Makassar, karena semangatnya jadi kami juga bekerja keras. Bahkan mendukung melalui program dan anggaran ini benar adanya,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga, Isma menjelaskan salah satu program unggulan Pemkot Makassar masa pemerintahan Danny Pomanto yakni Lorong Wisata.

“Lorong Wisata merupakan program kolaborasi antar seluruh SKPD seperti Dinas Koperasi membantu dalam pemberdayaan UMKM, Dinas Ketahanan Pangan memberdayakan Kelompok Wanita Tani yang ada di lorong. Dampaknya masyarakat lorong bisa berdaya,” ucapnya.

Tambahnya, Lorong wisata juga memiliki layanan e-government seperti CCTV Lorong, WiFi Gratis, bahkan dalam mendukung Makassar Metaverse (Makaverse) lorong wisata di Makassar dapat dikunjungi melalui VR.

“Makassar telah membuat lingkungan virtual di lorong wisata tujuannya sebagai informasi awal bagi turis, sebelum ke kota Makassar mendapatkan gambaran lorong wisata yg ada di kota makassar, itu kami sudah buat,” jelasnya.

Selain itu, ia memaparkan beberapa program SPBE seperti inkubator UMKM, Dottoro ta, layanan pajak terintegrasi (Pakinta), dan program lainnya, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan Makassar Smart City.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Pemkot Makassar dalam menerapkan konsep Smart City berdampak positif, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penurunan inflasi yang melampaui tingkat nasional.

Capaian Smart City telah menghasilkan lingkungan di Kota Makassar yang inklusif, ramah, dan menguntungkan bagi seluruh masyarakatnya. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Penutupan Rakor Forum Perangkat Daerah Bidang Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022

Sulsel

Pastikan Fasilitas Patuhi Aturan dan Standar, Pansus Pengelolaan Limbah B3 Lakukan Sidak

Sulsel

Suardi Saleh Pimpin Rapat Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan TA 2022

Sulsel

Kabid Humas: Momentum HUT Sulsel Ajang Introspeksi

Sulsel

Kebocoran Pipa, Warga Manggala: Terima Kasih Atas Respon PDAM Makassar

Sulsel

Selain Nampak Kumuh, Pasar Pannampu di Kecamatan Tallo Membahayakan Pengendara Melintas

Sulsel

Peresmian Gedung Baru Otmilti IV Tambah Peran Aktif Makassar di Indonesia Timur

Sulsel

Pemkot Makassar-BNI Jajaki Kerja Sama Kartu Identitas dan Keuangan Digital Multifungsi