Home / Sulsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:02 WIB

Pimpin Upacara Harkitnas, Sekda Wajo Tekankan Pentingnya Literasi Digital Tunas Bangsa

Pemerintah Kabupaten Wajo sukses menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Wajo, Rabu (20/5)

Pemerintah Kabupaten Wajo sukses menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Wajo, Rabu (20/5)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo sukses menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Wajo, Rabu (20/5). Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada urgensi perlindungan dan penguatan generasi muda di tengah masifnya tantangan transformasi digital.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Hj. Armayani. Upacara ini diikuti dengan khidmat oleh para pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional, serta aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Wajo.

Dalam amanatnya, Sekda Wajo membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Ia menegaskan bahwa esensi kebangkitan nasional pada era modern telah mengalami pergeseran tantangan yang signifikan dibanding masa perjuangan masa lalu.

“Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Armayani saat membacakan sambutan Menkomdigi.

Lebih lanjut, Armayani menjelaskan bahwa tema Harkitnas tahun ini merupakan refleksi dari komitmen negara untuk mengawal masa depan bangsa melalui penguatan generasi muda. Pemkab Wajo menilai, pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan harus diimbangi dengan penguatan karakter dan literasi digital masyarakat.

Peringatan yang berlangsung penuh khidmat ini juga menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat persatuan dan gotong royong. Armayani menekankan bahwa kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kemandirian bangsa.

“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua; bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” pungkasnya. (Rls-Humas)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Safari Ramadan di Rajawali, Wali Kota Makassar Ajak Warga Sambut Pasar Murah

Sulsel

Bupati Barru Salat Tarwih di Masjid Nurul Amri Lawae

Sulsel

Dinkes Makassar Gelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Tenaga Pendamping Gizi

Sulsel

Dukung F8, PDAM Kota Makassar Benahi Keran Air Langsung Minum di Anjungan Pantai Losari

Sulsel

Munafri Bareng Wamendukbangga Tinjau Langsung SPPG dan Ibu Hamil Menyusui di Makassar

Sulsel

Bawaslu Sulsel Hadiri Pelantikan PTPS di Kecamatan Maniangpajo

Sulsel

Wali Kota Munafri Sambut Hangat Silaturahmi Regional KAHMI se-Sulawesi di Makassar

Sulsel

Wali Kota, Wawali dan Ketua PKK Hadiri Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Kecamatan Mamajang