Home / Wajo

Jumat, 25 Juli 2025 - 08:53 WIB

Makassar Bersih Dimulai dari RT/RW, Pemkot Makassar Terjunkan Alat Berat Keruk Kanal di Mariso

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Jumat Bersih di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Jumat (25/7/2025) pagi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Jumat Bersih di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Jumat (25/7/2025) pagi

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus menggencarkan revolusi kebersihan lingkungan melalui program “Jumat Bersih”. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Dalam arahannya, Wali Kota kembali menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

“Gerakan Jumat Bersih bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah komitmen kolektif untuk mengubah wajah Kota Makassar. Ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua,” tegas Munafri, Jumat (25/7/2025), pagi.

Hadir pada kesempatan ini, jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar, bersama petugas kebersihan serta pihak instansi diluar Pemerintah Kota.

Pihak Pemkot Makassar mengajak seluruh warga untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku perubahan dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berdaya ekonomi melalui sampah yang dikelola secara cerdas.

Menjawab keluhan soal tumpukan sampah di kanal tempat pembersihan, Appi menekankan, Pemkot Makassar juga akan memperbaiki jembatan penyeberangan dan memasang jaringan penyaring sampah di titik-titik rawan.

Wali Kota menegaskan bahwa sampah yang menumpuk di kanal terjadi bukan karena kurangnya petugas, tetapi karena perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Kita perlu perubahan pola pikir. Sampah bukan musuh, tapi potensi jika dikelola dengan benar. Kita akan maksimalkan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) di setiap kecamatan, dan dorong rumah tangga mengolah sampah organiknya sendiri,” tambahnya.

Appi juga memotivasi warga dengan menjanjikan penghargaan bagi RT terbaik dalam pengelolaan sampah dan urban farming.

Sistem kompos berbasis komunitas akan dikembangkan untuk mendukung ketersediaan pupuk bagi warga yang mulai bercocok tanam di lingkungan rumahnya.

“Kalau kita konsisten, Insya Allah dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Makassar bisa menjadi kota yang bersih, mandiri dalam pengelolaan sampah, dan bahkan menghasilkan nilai tambah dari limbah rumah tangga,” ucap Munafri optimis.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Mariso, Kapolsek Mariso, para Lurah, LPM, RT/RW, serta elemen masyarakat lainnya. Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak.

“Ini bukan tugas Pak Lurah, Camat, atau RT saja. Ini tanggung jawab bersama. Kalau semua ikut bergerak, bersih itu bukan mustahil,” tuturnya.

Appi menegaskan bahwa ke depan, seluruh RT di Kota Makassar wajib memiliki program urban farming dan pengelolaan sampah mandiri.

Setiap wilayah diharapkan dapat memilah sampah, terutama sampah plastik, yang bernilai ekonomis dan bisa dimanfaatkan melalui bank sampah. Setiap RT/RW harus mulai memisahkan sampah dari rumah tangga.

“Sampah plastik jangan lagi dibuang sembarangan, apalagi ke kanal. Bayangkan, harga plastik daur ulang bisa mencapai Rp4.000 hingga Rp4.500 per kilogram. Ini peluang untuk menambah pendapatan rumah tangga,” jelasnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Wajo

Percepat Progres Pembangunan Fisik, Material Pasir dan Batu Mulai Didistribusikan ke Lokasi TMMD ke-124 Kodim 1406/Wajo

Wajo

Wabup Wajo: Penanaman Nilai-nilai Dasar Bela Negara Harus Dilakukan Secara Terus Menerus

Wajo

Pemerintah Kelurahan Siwa Gelar Pemilihan Ketua RW Mattugengkeng

Wajo

Kadishub Makassar Hadiri FGD Rencana Revitalisasi Transportasi Publik di Kota Makassar

Wajo

Hadiri Wisuda Tahfizh Qur’an Yayasan Al Furqan, Andi Seto Asapa : Sejalan Dengan Program Unggulan Pemkab

Wajo

Catatan Kemerdekaan Ukhy Sukirman HUT RI 77 Tahun

Wajo

Cakades Pallawarukka Sitti Sakilah: Jika Terpilih, Saya Komitmen Bangun Desa Berasaskan Keagamaan

Advertorial

DPRD Wajo: Pemkab Perlu Meningkatkan Pembinaan Seni dan Budaya yang Berkembang di Masyarakat