Home / Sulsel

Sabtu, 11 November 2023 - 14:47 WIB

Legislator DPRD Makassar, H Saharuddin Said Gelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah

Legislator DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Amanat Nasional, H. Saharuddin Said, Menggelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Royal Bay, Sabtu 11 November 2023

Legislator DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Amanat Nasional, H. Saharuddin Said, Menggelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Royal Bay, Sabtu 11 November 2023

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, H. Saharuddin Said, SE menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011, tentang Pengelolaan Sampah, Angkatan XVI Tahun Anggaran 2023, di Hotel Royal Bay, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Sabtu 11 November 2023.

Dalam kegiatan ini, menghadirkan 2 (dua) narasumber, yaitu Ir. Rusmayani Madjid, MSP (Asisten II Pemerintah Kota Makassar) dan Drs. Suwandi (Kabid Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar).

Dalam sambutannya, H. Saharuddin Said mengatakan sosialisasi perda pengelolaan sampah ini sengaja kami angkat, karena begitu banyak manfaatnya jika sampah tersebut dapat dikelola dengan baik.

“Tentunya selain bernilai ekonomi, sampah juga aman bagi lingkungan jika warga dapat mengelolanya dengan baik dan benar, serta menimbulkan generasi peduli kebersihan dari diri sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber pertama, Rusmayani Madjid menyampaikan bahwa problematik persampahan menjadi problem nasional bahkan internasional, apalagi masyarakat kita yang berada di pulau. Karena kita tau semua di pulau sangat susah mengangkut sampah untuk di buang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Legislator DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Amanat Nasional, H. Saharuddin Said, Menggelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah, di Hotel Royal Bay, Sabtu 11 November 2023

“Tapi saya yakin warga yang berada di pulau sudah memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat,” ujarnya.

Selain itu, Rusmayani Madjid juga mengingatkan agar warga lebih mempunyai inovasi dan kreatifitas untuk mengelola sampah ta’ sendiri sehingga bisa menjadi pendapatan/income.

Meskipun kita ketahui, persoalan sampah merupakan tanggung jawab pemerintah kota. Namun juga merupakan tanggung jawab kita bersama.

Lanjut Rusmayani Madjid menjelaskan bahwa, kota Makassar mempunyai pulau-pulau yang sangat cantik dan indah.” Ini menjadi potensi menjanjikan buat pariwisata kita untuk menarik wisatawan lokal dan asing untuk berkunjung ke pulau yang ada di Makassar,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, pemerintah kota mengharapkan sekali penangangan sampah di pulau bisa terkendali dengan baik,” pungkasnya.

Sedangkan narasumber kedua, Drs. Suwandi menyampaikan bahwa sampah merupakan sisa kegiatan dari manusia itu sendiri dan dari alam. Dan sampah terbagi atas dua jenis, yaitu organik dan non organik.

Bagaimana cara membedakan sampah organik dan non organik? Sampah organik bisa diolah dan bisa dihabiskan oleh bakteri dari sisa makanan atau daun. Sedangkan sampah non organik tidak bisa habis, contohnya plastik.

“Permasalahan sampah ini harus diolah secara komprehensif atau secara keselurahan, mulai dari awal hingga akhir dengan tujuan agar sampah bisa dijual, bisa menyehatkan masyarakat dan bisa membuat lingkungan menjadi aman dan nyaman,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Manfaatkan Lahan Tidur, Warga Mariso Hasilkan Rp500 Ribu dari Menanam Cabai

Sulsel

Hadiri Pelantikan Pengurus Korpri, Wawali Makassar Tekankan ASN Miliki Mental Melayani Masyarakat

Sulsel

Berhasil Tekan Inflasi, Pj. Gubernur Sulsel Apresiasi Gerak Cepat Pj. Bupati Wajo

Sulsel

Wali Kota Munafri Teken LoI dengan Nihon SUIDO, Teknologi Perkuat Mitigasi Banjir di Makassar

Sulsel

Tiba di Makassar, Appi-Aliyah Sumringah Saat Dijamu di Rujab

Sulsel

Operasi Terpadu Pasar Butung: Pemkot Tegas, Lawan Potensi Kerugian!

Sulsel

Indira Pastikan Manggala Siap Hadapi Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Besok

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pangan Presiden Jokowi untuk Warga Kurang Mampu di Jeneponto