LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menggelar Forum Diskusi sekaligus santap malam bersama dengan tema ‘ Dukungan Stakeholder untuk Sukses Pengembangan Budidaya Pisang di Sulawesi Selatan’ di Pelataran Inninawa Rujab Gubernur Sulsel, Senin (09/10/2023) malam.
Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), Darwisman mengatakan tentunya kita sudah mempunyai wadah atau lembaga di pemerintah provinsi yang bekerjasama dengan OJK dan seluruh stakeholder terkait, yang namanya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah.
“Jadi tim ini tim sinergi yang mendorong akses keuangan yang sebesar-besarnya untuk masyarakat di Sulsel. Dan kami dari OJK beserta bisnis keuangan dan perbankan akan masuk di pembiayaannya, literasi, edukasi, pendampingannya untuk program penanaman 1 miliar pohon pisang atau 500 juta hektare di dorong secara masif,” jelasnya.
Ketua Forum CSR, H. Latunreng menyampaikan bahwa ekosistem yang telah disampaikan oleh OJK merupakan suatu satu kesatuan yang harus kerja secara bersamaan.
Dikatakannya bahwa fungsi dan peranan CSR ini tentu sesuai dengan Undang-Undang 40 PP 47 itu diamanatkan seluruh perseroan itu diwajibkan.
“Jadi disinilah peranan CSR, sehingga seluruh badan usaha yang ada harus nanti CSR-nya itu menggeser ke program Bapak Gubernur, agar bibit ini bisa kita penuhi untuk masyarakat. Jadi perbankan, dunia usaha, swasta dan BUMN nanti akan saya kumpul untuk menyerap disitu,” ujarnya.
Ditambahkan, kalau bibit sudah ada tentu petani, penggarap sawah akan lebih muda, karena modalnya sudah ada melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kemudian pembinanya juga terlihat, dinas terkait dan pendampingan.
Sementara Praktisi Budidaya Pisang, Rio menuturkan bahwa program ini sudah jelas memiliki kebutuhan yang sangat besar, tinggal kami konsentrasi hadir di lapangan memastikan produksi ini betul-betul bisa berhasil programnya.
“Tentunya kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak di Sulawesi Selatan untuk memastikan program ini betul-betul bisa berhasil. Maka dari itu kami akan turun langsung ke lapangan memastikan ini semuanya berjalan,” ungkapnya.
Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengatakan kita kan mulai instalasi dari nol, tapi kita sudah kerjakan 15 hektare dan kami siapkan 1200 hektare.
Hari Minggu ini, kata Bahtiar, saya ajak kalian melihat kondisinya secara langsung di Mare Kabupaten Bone, agar teman-teman wartawan bisa punya pisang semua. Jadi anda harus mengambil bagian dari ini.
“Jadi saya minta tolong dengan teman-teman media, tolong bantu saya karena kita sedang mengikhtiarkan sesuatu yang baik. Jadi pisang itu bisa menjadi makanan alternatif ketergantungan pada beras. Komiditi beras kita itu dari tahun ke tahun menurun, karena jumlah sawah berkurang dikarenakan sudah menjadi perumahan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekda Provinsi Sulsel, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Darwisman, Kadin Sulsel, Ketua Forum CSR, Dirut Bank Sulsel, pihak Perbankan BUMN, Praktisi dan pelaku UKM serta tamu undangan.
Diketahui APBD 2024 mendatang, budidaya pisang ini akan dianggarkan Rp1 triliun. Semua OPD akan dilibatkan melalui program – program yang disesuaikan dengan tupoksinya masing-masing. (Sir)
Editor: Sudirman












