Home / Sulsel

Jumat, 20 Oktober 2023 - 16:57 WIB

Danny Pomanto Paparkan Kerja Sama Antar Pemda untuk Tingkatkan Efisiensi Rantai Pasok

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memaparkan pentingnya kerja sama Pemda meningkatkan efisiensi rantai pasok dalam seminar Kerja Sama Jejaring Daerah untuk Penguatan Global Value Chain dan Global Supply Chain ASEAN di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memaparkan pentingnya kerja sama Pemda meningkatkan efisiensi rantai pasok dalam seminar Kerja Sama Jejaring Daerah untuk Penguatan Global Value Chain dan Global Supply Chain ASEAN di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

LINTASCELEBES.COM JAKARTA — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memaparkan pentingnya kerja sama antar pemerintah daerah (Pemda) agar meningkatkan efisiensi rantai pasok. Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menjelaskan bahwa posisi Makassar hingga Kawasan Timur Indonesia (KTI) memiliki pangsa pasar yang besar.

“Rantai pasok memerlukan pasar dan dipengaruhi oleh transportasi laut. Terlihat bahwa pasarnya sangat besar di Makassar sendiri dengan total penduduk 1 juta, Mamminasata 2,9 juta, Sulsel 9 juta, Sulawesi 20 juta jiwa. Jika se-Indonesia Timur 42 juta jiwa. Jadi besar sekali pangsanya,” kata Danny Pomanto dalam seminar Kerja Sama Jejaring Daerah untuk Penguatan Global Value Chain dan Global Supply Chain ASEAN di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Apalagi kata dia, ditambah variabel Makassar New Port (MNP) juga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) maka sangat potensi. Jika dibandingkan dengan Australia, jumlah penduduk di KTI sudah unggul.

Olehnya dalam presentasinya dia mengajak agar masing-masing pemda menguatkan upaya Kerja Sama Antar Daerah sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah jangka panjang.

“KAD mempercepat dan mengefisienkan rantai pasok harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten kota juga provinsi. Mengefisienkan rantai pasok juga harus didahului dengan pembagian peran yang jelas, anatomis dan otonomis dari rantai pemerintahan mulai dari pemerintah kabupaten kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ucap Danny.

Selain itu, satu-satunya kepala daerah yang diundang sebagai narasumber pada Seminar Nasional Dirjian Ekonomi dan SKA Debidjianstrat Lemhannas RIĀ ini menambahkan, kerja sama antar daerah harus memiliki big data KAD, memperkuat koordinasi tingkat regional dan menepis egosentrisme masing-masing daerah.

Selanjutnya, perihal regulasi. Yang mana harus terintegrasinya regulasi antar daerah agar memudahkan para pelaku usaha. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Serukan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otoda 2025

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Lantik 10 Pejabat Eselon II Pemprov Sulsel

Sulsel

30 Wali Kota dan Tujuh Negara Bakal Hadir di Rakernis APEKSI 2022 & Makassar Investment Forum

Sulsel

HUT Ke-354 Tahun Sulsel, Pj Gubernur Bahtiar Jawab Tantangan Era Baru Menuju Indonesia Maju

Sulsel

PLN Lakukan Pemeliharaan, PDAM Mohon Maaf Karena Suplay Air Bersih Menurun

Sulsel

Wali Kota Munafri Fasilitasi Pertemuan Lintas Sektor untuk Redam Ketegangan Mahasiswa

Sulsel

Sulawesi Selatan Berhasil Raih Kategori Hijau Pencegahan Korupsi

Sulsel

HLM TPID Sulsel 2023, Gubernur Andi Sudirman Sampaikan Enam Arahan Pengendalian Inflasi