Home / Sulsel

Senin, 4 September 2023 - 20:14 WIB

Wali Kota Danny Kukuhkan Kadisdik Makassar Jadi Bapak Bunda Asuh Anak Stuntinng

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) secara simbolis dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 yang berlangsung di Anjungan Toraja-Mandar, Senin (04/09/2023)

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) secara simbolis dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 yang berlangsung di Anjungan Toraja-Mandar, Senin (04/09/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) yang merupakan program Dinas Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana (PPKB) Makassar.

Pengukuhan BAAS Kota Makassar secara simbolis dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 yang berlangsung di Anjungan Toraja-Mandar, Senin (04/09/2023).

“Pembentukan BAAS merupakan upaya pemerintah kota mempercepat penurunan angka stunting. Saya percaya bapak dan ibu bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Danny Pomanto.

Tidak hanya di jajaran Kepala OPD, Danny Pomanto berencana mengembangkan BAAS bagi seluruh ASN lingkup Pemkot Makassar. Termasuk juga melibatkan pihak swasta. “Saya akan bagi habis dengan Pemkot Makassar, kalau 18% atau sekitar 3 ribu jiwa sedangkan kita punya pegawai 22 ribu orang,” ujarnya.

Kata Danny Pomanto, peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 menjadi momentum perkuatan menuju Zero Stunting.

Apalagi stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana (PPKB) semata, tetapi juga seluruh pihak.

Baik itu Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Camat, Lurah, hingga masyarakat. Khususnya para orang tua dalam memerhatikan tumbuh kembang anak.

“Marilah di Hari Keluarga Nasional ke-30 ini kita satukan kekuatan menuju zero stunting, dan saya berharap Makassar adalah kota pertama yang bisa mencapai zero stunting,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas PPKB Makassar Syahruddin mengatakan pembentukan BAAS merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting. “Ini kami akan laporkan untuk membagi habis. Jadi setiap kepala OPD itu punya anak stunting yang ia kawal,” tuturnya.

Dengan adanya BAAS Kota Makassar, Syahruddin berharap angka stunting yang saat ini 3,7% bisa menuju zero di 2024 mendatang. “Alhamdulilla laporan yang kita terima itu rata-rata terjadi penurunan angka stunting setiap kecamatan,” tutupnya.(sIR)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bupati Wajo Terima Kunker Pansus DPRD Sulsel, Tukar Pikiran Soal Ranperda Pendirian Perseroda

Sulsel

Fatmawati Amin Komitmen Bawa Wajo Sukseskan Program Imunisasi Zero Dose

Sulsel

Danny: Mitigasi Sosial, Permasalahan Sosial Tidak Boleh Dibiarkan

Sulsel

Tekan Laka Lantas, Sat Lantas Polres Wajo Sosialisasikan Tertib Berlalulintas kepada Pengemudi Truck dan Bus

Sulsel

Koramil 1406-10/Pitumpanua Laksanakan Karya Bhakti Pembersihan Jalan dan Selokan Bersama Masyarakat

Sulsel

Dukung Nilai Kebersamaan, Kadisperkim Makassar Hadiri Peringatan HKSN ke -76

Sulsel

Berantas Tuberkulosis, Indira Jusuf Ismail Tekankan Kolaborasi Internal Pemkot Makassar

Sulsel

Bekerjasama BIN, Pemkab Sinjai Gelar Vaksinasi