Home / Sulsel

Senin, 20 Februari 2023 - 12:21 WIB

OPD Pemkot Beri Bantuan Kepada Puluhan Warga Terdampak Banjir di Romang Tangaya

Tim OPD Pemkot tinjau warga terdampak banjir di Kampung Romang Tangaya Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala, Minggu (19/02/2023)

Tim OPD Pemkot tinjau warga terdampak banjir di Kampung Romang Tangaya Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala, Minggu (19/02/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tim OPD Pemkot Makassar terdiri atas Dinas Kominfo, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, Camat Manggala, Lurah Tamagapa, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar sekaligus Formatur Pengurangan Resiko Bencana dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar turun ke lapangan memberikan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kampung Romang Tangaya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

Plt Kadis Kominfo Kota Makassar Ismawaty mengatakan di kampung itu ada sekira 83 Kepala Keluarga (KK) dengan 74 rumah yang terisolasi banjir.

Olehnya akses untuk bisa sampai ke lokasi hanya dapat menggunakan trasportasi air seperti perahu karet dan Jolloro.

Pihaknya memberikan bantuan berupa family kids yang berisi keperluan mandi dan pakaian dalam orang dewasa. Juga bantuan bag Kids Ware yang berisi diapers, peralatan mandi bayi, minyak telon, dot, selimut dan pakaian bayi.

Selain itu, ada pula bantuan makanan siap saji. “Aksi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, juga memantau apa saja kebutuhan mendesak warga,” ucapnya usai meninjau lokasi, Minggu, (19/02/2023).

Kegiatan itu, lanjut dia, makin mempertegas bahwa kunjungan dan pemberian bantuan ialah bentuk kepedulian Pemkot Makassar yang adil dan merata bagi warga.

Sementara itu, Formatur Pengurangan Resiko Bencana dr Udin Malik menuturkan dari pengalaman itu dia belajar bagaimana menyusun kebijakan tepat dalam mengantisipasi banjir pada masa akan datang.

“Kunjungan ini membuka mata kita bahwa perlu membuat rencana kebijakan di antaranya pemasangan CCTV dan alat ukur ketinggian air untuk memantau tinggi air. Diperlukan pula kebijkan early warning system atau peringatan dini untuk mengurangi risiko bencana. Kampung Romang Tangaya juga sebagai indikator apakah air telah naik, dan apakah berpotensi banjir di daerah-daerah lainnya,” ujar dr Udin.

Baca juga:  Kadinkes Makassar Jadi Narasumber Sosperda Tentang Pelayanan Kesehatan

Timnya juga secara simbolik melakukan penyerahan bantuan kepada Lurah Tamangapa yang kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir. Di samping itu, dari pemantauan itu, diketahui warga terdampak banjir juga membutuhkan air bersih. (Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Ajak IPNU-Pelajar Muhammadiyah Sukseskan Pemilu dan Gunakan Hak Pilih

Sulsel

PD Parkir Makassar Adakan Swab Antigen dan PCR Untuk Pegawai

Sulsel

Donasi Palestina dari Pemkot Makassar dan Masyarakat Sudah Mencapai Rp1 Miliar

Sulsel

Kadishub Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Jelang Aksi Akbar 11 April

Sulsel

Wali Kota Danny Launcing Proyek Aksi Perubahan Peserta Diklat PKA Anggatan III Puslatbang LAN RI

Sulsel

Jajaran Forkopimda Deklarasi Pemilu Damai Bersama Ketua OSIS dan UPT Disdik Sulsel

Sulsel

Pipa Bocor di Jalan Perintis Kemerdekaan, Ini Sejumlah Daerah yang Terdampak

Advertorial

Sekda Wajo Hadiri Pameran Implementasi Proyek Perubahan Latpimnas Tk II Angkatan XIV