Home / Advertorial

Jumat, 5 Agustus 2022 - 14:54 WIB

Pengembangan Sutera Wajo, Amran Mahmud Ajak OPD Terkait ke Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta

Bupati Wajo Amran Mahmud bersama rombongan saat berkunjung ke Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) di Yogyakarta, Kamis (4/8/2022).

Bupati Wajo Amran Mahmud bersama rombongan saat berkunjung ke Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) di Yogyakarta, Kamis (4/8/2022).

LINTASCELEBES.COM YOGYAKARTA — Mengembalikan kejayaan persuteraan menjadi fokus Bupati Wajo, Amran Mahmud, sejak awal pemerintahannya. Berbagai langkah pun telah ditempuh, termasuk bersinergi dengan pemerintah di tingkat provinsi, bahkan nasional. Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo resmi menjadi kerja sama Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Setelah mengunjungi sekaligus menandatangani nota kesepakatan dengan BBSPJIT Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Bandung, Jawa Barat, pada akhir Juli 2022 lalu, Amran Mahmud kemudian berkunjung ke Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) atau yang lebih dikenal dengan Balai Besar Kerajinan dan Batik di Yogyakarta, Kamis (4/8/2022).

Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng itu tidak datang sendirian. Dia didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM), Ambo Mai, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar), Ketua Dekranasda, Sitti Maryam, dan Ketua Silk Solution Center (SSC) Wajo, Kurnia Syam. Rombongan diterima langsung Kepala BBSPJIKB, Hendra Yetty bersama jajaran.

Amran Mahmud menyampaikan bahwa tujuan kunjungannya untuk membangun sinergi sebagai upaya untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) industri kecil dan menengah (IKM) di Wajo, khususnya persuteraan.

“Ini masih merupakan upaya kami untuk mengembalikan kejayaan sutera Wajo. Potensi kita cukup melimpah sehingga perlu mendapatkan sentuhan teknologi padat karya untuk menghasilkan produk ekonomi kreatif,” ucap ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Wajo ini.

Amran Mahmud mencontohkan pengembangan SDM dan pembinaan kepada pelaku IKM persuteraan yang dibutuhkan misalnya bagaimana memaksimalkan penggunaan alat tenun bukan mesin (ATBM). Selain itu, metode pewarnaan agar warna tidak luntur.

“Kunjungan ini juga sekaligus masih rangkaian upaya kami untuk mendapatkan bagaimana memenuhi permintaan Pengurus Pusat (PP) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bagaimana Kabupaten Wajo bisa membuat bendera merah putih (duplikat bendera pusaka) dari sutera, yang syaratnya harus warna alam dan tidak luntur, tidak boleh ada jahitan serta suteranya asli 100 persen,” ucap Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo ini.

Amran Mahmud pun menyampaikan terima kasih atas penerimaan dan sambutan luar biasa dari Kepala BBSPJIKB. Terlebih, rombongan diperkenankan melihat berbagai koleksi batik dan kerajinan, termasuk proses pembuatannya. “Kami minta kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait agar segera menyusun konsep mengenai hal-hal yang bisa dikerjasamakan dalam hal pengembangan SDM IKM persuteraan di Kabupaten Wajo,” tutur Amran Mahmud.

Sebagai informasi, BBSPJIKB di Yogyakarta dan BBSSPJIT di Bandung dahulu adalah satu lembaga. Lembaga ini dibentuk pemerintah Hindia Belanda pada 1922 dengan nama Balai Percobaan Pertenunan dan Batik (Textile Inrichting en Batik Proefstation) di Bandung dengan tujuan memberikan penyuluhan kepada perajin tekstil dan batik.

Kemudian, pada 1929 secara khusus didirikan Stasiun Pengujian Batik di Yogyakarta dan pada 1952 lembaga ini dipisah menjadi Balai Tekstil di Bandung dan Balai Batik di Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu, lembaga ini beberapa kali mengalami perubahan nama, termasuk menjadi nama yang lebih dikenal, yaitu Balai Besar Kerajinan dan Batik. Terakhir, pada 2022 menjadi BBSPJIKB.(res-far)

Editor: Syafruddin M

Share :

Baca Juga

Advertorial

Enam Desa di Wajo Terima Penghargaan Desa Mandiri dari Kemendes PDTT

Advertorial

Bersama Wabup dan Ketua DPRD, Amran Mahmud Apresiasi Perjuangan Kafilah Wajo di MTQ Sulsel

Advertorial

Kunjungi Bayi Kembar yang Viral di Belawa, Bupati Wajo Serahkan Santunan Pribadi

Advertorial

Ikuti Verifikasi Lanjutan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat, Amran Mahmud Optimis Raih Swasti Saba Wistara ke-5

Advertorial

Pemkab Wajo Akan Jalin Kerjasama dengan PT Persuteraan Alam Indonesia

Advertorial

Wajo Dapat Penghargaan sebagai Terbaik 1 Akselerasi Pencapaian Kinerja Pembangunan Daerah

Advertorial

Manajemen ASN Terbaik, Pemkab Wajo Raih Terbaik I BKN Award 2023 di Tiga Kategori

Advertorial

Jadwalkan Bakal Hadir, Ini Agenda Gubernur Sulsel pada Peringatan Hari Jadi Wajo