Home / Advertorial / Wajo

Senin, 6 Juni 2022 - 19:36 WIB

Penganugerahan Lomba Inovasi Daerah 2022, Bupati Wajo Harap Makin Banyak Lahir Inovasi

Para pemenang lomba inivasi daerah berpose bersama Bupati Wajo H. Amran Mahmud, Wakil Bupati Wajo H. Amran SE, Ketua DPRD Wajo HA. Alauddin Palaguna dan Sekda Wajo Armayani usai menerima penghargaan.--foto hamzah--

Para pemenang lomba inivasi daerah berpose bersama Bupati Wajo H. Amran Mahmud, Wakil Bupati Wajo H. Amran SE, Ketua DPRD Wajo HA. Alauddin Palaguna dan Sekda Wajo Armayani usai menerima penghargaan.--foto hamzah--

LINTASCELEBES.COM WAJO — Lomba Inovasi Daerah 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) berakhir. Lomba pada tiap kategori telah menemukan pemenangnya. Berikut selengkapnya.

Penganugerahan Lomba Inovasi Daerah 2022 berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (6/6/2022), yang dihadiri langsung Bupati Wajo, Amran Mahmud. Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng itu menyerahkan langsung uang pembinaan dan sertifikat kepada para pemenang juara I tiap kategori. Sementara, Wakil Bupati Wajo, Amran, menyerahkan kepada peringkat II, dan Ketua DPRD Wajo, Andi Alauddin Palaguna, kepada peringkat III, serta turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani.

Untuk kategori Inovasi Pelayanan Publik, juara I adalah Masker Pelita (Masyarakat Keera Peduli Disabilitas) dengan inovator Ruslan dari Puskesmas Keera, peringkat II Laktasi (Layanan Administrasi Kecamatan Terintegrasi) dengan inovator Supardi dari Kecamatan Tempe, dan peringkat III Satgas Adminduk Paten (Satuan Tugas Administrasi Kependudukan Penduduk Rentan) dengan inovator Rusdiati dari Disdukcapil Wajo.

Lalu, kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan. Juara I Panrita (Pusat Informasi Perencanaan Berbasis Peta) dengan inovator Andi Arwin Setiawan dari Bappelitbangda Wajo, peringkat II Siswaspada (Sistem Pengawasan Pemerintah Daerah) dengan inovator Saktiar dari Inspektorat Daerah Wajo, dan peringkat III Pinisi (Pusat Informasi Perencanaan berbasis NIK) dengan inovator tim Pinisi Bappelitbangda Wajo.

Kemudian, kategori Inovasi Lainnya. Juara I Tiktok Jablay (Tangkap Ikan Tokke Jadikan Bahan Layak) dengan inovator Nasfari dan Arwan dari Dinas Perikanan Wajo, peringkat II Motera (Model Pertanian Terapung) dengan inovator Khairunnisa dari Uniprima Sengkang, dan peringkat III Black Box Media Alternatif Pengelola Sumber Daya Perikanan Berwawasan Lingkungan dengan Inovator Andi Ahsan Ashuri dari SMAN 11 Wajo.

“Kita berharap Lomba Inovasi Daerah menjadi ajang untuk memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat, baik di jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo untuk memberikan pelayanan terbaik, begitu pula kepada masyarakat umum, para pelajar, serta inovator lainnya untuk menciptakan inovasi yang bisa memudahkan kegiatan perekonomian masyarakat,” beber Amran Mahmud.

Amran Mahmud mencontohkan inovasi black box yang bisa membantu dalam pengeringan ikan. Begitu juga inovasi yang mengolah ikan sapu-sapu yang meresahkan nelayan dan tidak memiliki nilai ekonomis ternyata bisa diolah menjadi pakan ternak dan bahan layak lainnya.

“Demikian juga dalam mempercepat pelayanan publik, misalnya di Inspektorat Daerah membuat aplikasi yang memudahkan pembuatan surat keterangan bebas temuan dan berbagai inovasi lainnya,” beber kepala daerah bergelar doktor ini.

Wakil Bupati Wajo H. Amran SE menyerahkan penghargaan inovasi daerah kepada inovator Supardi SE (Camat Tempe) sebagai pemenang ke dua kategori inovasi pelayanan publik.–hamzah–

Amran Mahmud pun meminta kepada Sekda Wajo agar memberikan atensi khusus dengan melibatkan sponsor untuk menyiapkan hadiah yang lebih besar pada pelaksanaan lomba ke depan. Hal ini untuk memberikan motivasi lebih kepada masyarakat, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), maupun pihak lain yang inovasinya terpilih menjadi juara. Ini juga dimaksudkan agar lebih banyak inovasi lahir ke depannya.

Untuk Lomba Inovasi Daerah kali ini, besaran uang pembinaan Rp4 juta untuk juara satu, Rp3 juta untuk peringkat kedua, dan Rp2 juta untuk peringkat ketiga dari masing-masing kategori. Kepada para peserta yang telah mengikuti lomba dan panelis juga diserahkan sertifikat penghargaan.

Pada kegiatan yang turut dihadiri para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Wajo, camat, pimpinan perguruan tinggi Wajo, para panelis, para inovator, serta undangan lainnya, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara, yakni Bappelitbangda Wajo dan panelis, atas kesuksesan lomba ini.

Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Wajo, Andi Pallawarukka, menjelaskan tema yang diusung pada lomba inovasi yaitu peningkatan kesejahteraan dan daya saing daerah.

“Tema ini diangkat untuk memacu kreativitas masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi sumber daya yang kita miliki agar masyarakat bisa lebih sejahtera dan daya saing daerah Kabupaten Wajo bisa lebih meningkat,” tuturnya.

Selain itu, lomba ini bertujuan mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang efesien dan efektif.”Saya harapkan melalui lomba ini, kreativitas dan inovasi perangkat daerah dan masyarakat dapat meningkat, sesuai dengan karakteristik masalah dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.(far)

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Awal Tahun 2021, Masjid At-taubah Kembali Menyantuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Advertorial

Menuju Smart City, Pemkab Wajo Siapkan Wi-Fi Gratis di Ruang Publik

Advertorial

Bulan Kemerdekaan, Bupati Wajo Ajak Seluruh Masyarakat dan Instansi Kibarkan Bendera Merah Putih

Advertorial

Buka Sosialisasi Penyuluhan Kebijakan Pajak, Bupati Wajo Sebut Upaya Akselerasi Pendapatan Daerah

Advertorial

RAT Gabungan KUD, Sekda Wajo: Pengurus Koperasi Harus Memiliki Jiwa Kewirausahaan

Advertorial

Sekda Wajo Ir. Armayani Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Ini Harapannya

Advertorial

Wajo Terbaik II Pameran Pekan Inovasi Daerah Tingkat Sulsel

Wajo

Wajo Zero Covid 19, Bupati Wajo: Jangan Lengah, Tetap Edukasi Masyarakat Pentingnya Prokes 4 M