Home / Sulsel

Kamis, 25 November 2021 - 14:32 WIB

Kadis P3AP2KB Sinjai Kukuhkan Pengurus PATBM Desa Saotanre

Di Kabupaten Sinjai, desa yang telah membentuk PATBM adalah Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah. Hal itu ditandai dengan pengukuhan pengurus yang berlangsung di Aula Kantor Desa Saotanre Kamis, (25/11/2021).--sinjaikab--

Di Kabupaten Sinjai, desa yang telah membentuk PATBM adalah Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah. Hal itu ditandai dengan pengukuhan pengurus yang berlangsung di Aula Kantor Desa Saotanre Kamis, (25/11/2021).--sinjaikab--

LINTASCELEBES.COM SINJAI — Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

Di Kabupaten Sinjai, desa yang telah membentuk PATBM adalah Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah. Hal itu ditandai dengan pengukuhan pengurus yang berlangsung di Aula Kantor Desa Saotanre Kamis, (25/11/2021).

Para pengurus PATBM Saotanre dikukuhkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso.

Kepada media, Andi Tenri mengatakan bahwa Saotanre merupakan desa pertama yang telah terbentuk PATBM di Bumi Panrita Kitta julukan Sinjai.

“Dengan terbentuknya PATBM di Desa Saotanre, saya harapkan juga desa lain untuk membentuk, karena perlunya kita melakukan perlindungan terpadu terhadap anak,” ungkapnya.

Melalui PATBM ini lanjutnya, diharapkan agar pengurus yang telah dikukuhkan untuk segera bekerja melakukan berbagai upaya pencegahan tindak kekerasan terhadap anak di wilayahnya dengan melibatkan seluruh elemen.

“Semua elemen masyarakat, baik itu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan unsur media atau pers, harus terlibat dalam memberikan perlindungan terhadap anak. Karena itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PATBM Sinjai, Baharuddin mengaku akan siap bekerja secara terbuka, serta melakukan langkah-langkah konkret dengan intens berkoordinasi kepada stakeholder.

“Kita tentu akan bekerja sama dengan semua unsur yang memiliki pengaruh besar dalam memberikan perlindungan terhadap anak, khususnya di Desa Saotanre ini,” katanya.

Terkait dengan kasus kekerasan anak yang terjadi di Desa Saotanre tersebut, Plt Kepala Desa Saotanre, Ahmad menyebutkan bahwa sejauh ini, belum ada yang tercatat.

“Alhamdulillah belum ada yang tercatat di sini untuk kasus kekerasan terhadap anak. Mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan dengan hadirnya PATBM yang akan membantu kami melakukan sosialisasi ke masyarakat,” pungkasnya.

Pada pengukuhan PATBM Desa Saotanre ini juga dihadiri perwakilan Camat Sinjai Tengah, para perangkat desa, hingga tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (tw-wan)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wakil Bupati Amran Tekankan Semangat Yassiwajori di Musda DPD PPNI Wajo

Sulsel

PJ Sekda Dukung Rencana Pembangunan Rusun Mahasiswa Poltek Makassar Kemenkes RI

Sulsel

Pemkot–BPN Perkuat Sinergi, Percepatan Penuntasan Aset Bermasalah

Sulsel

Dinas Kesehatan Kota Makassar Raih Penghargaan Digital Maturity Indeks

Sulsel

Danny Pomanto akan Paparkan Program Inovasi Makassar di Monash University, Australia

Sulsel

Wali Kota Danny Hadiri Pelaksanaan Zikir dan Shalawat Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin dan Ribuan Masyarakat

Sulsel

Hadiri Pembinaan Statistik Sektoral, Pj. Bupati Wajo Minta Perangkat Daerah Optimalkan Peran dan Fungsinya sebagai Produsen Data

Sulsel

Hadapi Dampak Kekeringan, Sinergi Babinsa dan BPBD Wajo Salurkan Air Bersih ke Permukiman Warga