Home / Wajo

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:48 WIB

Tim Mannennungeng dan PPMU-PPUPIK Unhas Bekali Peternak Bone Keterampilan Produksi Pakan Fungsional Berbasis Fitobiotik

Tim Mannennungeng dan PPMU-PPUPIK Unhas Bekali Peternak Bone Keterampilan Produksi Pakan Fungsional Berbasis Fitobiotik

Tim Mannennungeng dan PPMU-PPUPIK Unhas Bekali Peternak Bone Keterampilan Produksi Pakan Fungsional Berbasis Fitobiotik

LINTASCELEBES.COM BONE — Kolaborasi antara Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin dengan Tim Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPMU-PPUPIK) Tahun 2026 Fakultas Peternakan LPPM Unhas diwujudkan melalui pelatihan dan demonstrasi produksi pakan fungsional berbasis fitobiotik untuk ayam buras.

Kegiatan yang berlangsung di Aula P4S Lamellong, Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone, pada Sabtu dan Minggu (4–5 Juli 2026) tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan upaya pemberdayaan peternak lokal.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diikuti dengan antusias oleh kelompok sasaran dan masyarakat desa.

Hari pertama difokuskan pada penyampaian materi mengenai pemanfaatan fitobiotik, sedangkan hari kedua dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan pakan fungsional secara langsung.

Pelatihan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sri Purwanti, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta Ichlasul Amal, S.Pt., M.Si., dari Fakultas Peternakan Unhas.

Ketiga narasumber menjelaskan pemanfaatan fitobiotik sebagai bahan aditif pakan alami yang berasal dari tanaman herbal. Kandungan senyawa aktif di dalamnya diyakini mampu meningkatkan kesehatan ternak, mengurangi biaya produksi, sekaligus menghasilkan produk peternakan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini juga menggandeng Hasbi Ashshiddiqy, S.Kom., selaku Pemilik PT Sitinrola Organik Indonesia sebagai mitra. Pada kesempatan tersebut, ia membagikan pengetahuan mengenai pengembangan usaha peternakan berbasis organik sekaligus memperkenalkan peluang pasar bagi produk peternakan sehat. Melalui kolaborasi dengan mitra usaha tersebut, kelompok sasaran di Desa Kajaolaliddong diharapkan memiliki akses pemasaran yang semakin luas.

Prof. Dr. Ir. Sri Purwanti, S.Pt., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta selama mengikuti pelatihan. “Kami sangat senang melihat semangat peternak di sini. Fitobiotik adalah solusi alami yang dapat meningkatkan kesehatan ayam sekaligus menekan biaya pakan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, saya yakin peternak di Bone mampu menghasilkan produk unggulan yang sehat dan bernilai jual tinggi,” ujarnya.

Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M.Si., IPU., ASEAN Eng., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Peternakan dan Hewan Tropika/Puslitbang Sentro Unhas, menegaskan bahwa penerapan konsep sirkular farming menjadi salah satu kunci dalam pengembangan usaha peternakan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi inisiasi teman-teman dari Tim Mannennungeng yang telah menjalankan konsep sirkular farming dengan baik, yaitu dari petani ke peternak dan dari peternak kembali ke petani. Limbah pertanian dapat diolah menjadi pakan ternak, sementara kotoran ternak dapat dikembalikan ke lahan sebagai pupuk organik. Ini adalah siklus yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini harus terus didorong dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim PPMU-PPUPIK Fakultas Peternakan LPPM Unhas, para profesor dan dosen, serta PT Sitinrola Organik Indonesia yang telah berkolaborasi dengan kami dalam kegiatan ini. Sinergi yang kami bangun menjadi bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat akan lebih berdampak ketika dilakukan secara bersama-sama. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi kelompok sasaran kami, terutama dalam mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang mahal dan membuka akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Hasbi Ashshiddiqy, S.Kom memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. “Kami melihat potensi besar dari kelompok sasaran di Desa Kajaolaliddong. PT Sitinrola Organik Indonesia siap mendampingi dan menjadi mitra pemasaran bagi produk peternakan sehat yang dihasilkan. Kami percaya kolaborasi ini akan menguntungkan kedua belah pihak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Burhanuddin selaku Ketua P4S Lamellong mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan yang diberikan kepada kelompok sasaran. “Sebagai pengelola P4S, kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selama ini kami memberi pakan ayam seadanya. Kini kami tahu cara membuat pakan yang lebih sehat dan murah. P4S Lamellong akan menjadikan ilmu ini sebagai bagian dari kurikulum pelatihan kami ke depan. Kami juga sangat senang karena ada mitra usaha yang siap menampung hasil ternak kami,” katanya.

Pelatihan dan demonstrasi produksi pakan fungsional berbasis fitobiotik ini menjadi bagian dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan hasil riset perguruan tinggi, pendampingan mahasiswa, dan dukungan mitra usaha untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bone. Melalui kegiatan ini, kelompok sasaran diharapkan mampu memproduksi pakan fungsional secara mandiri serta memperoleh akses pasar yang lebih luas guna mendukung keberlanjutan usaha peternakan mereka.(rilis)

Share :

Baca Juga

Wajo

Kasdim 1406/Wajo Tegaskan Profesionalisme Prajurit dalam Upacara Rutin 17-an

Bone

Satlantas Polres Wajo Sosialisasi Operasi Zebra di Kodim 1406

Wajo

Pjs. Bupati Asahan melakukan Rapat dengan Komisi Informasi Sumut

Daerah

DPRD Wajo Tetapkan Tarif Pajak Burung Walet 2,5 Persen

Wajo

Kadisperkim Jadi Narasumber Sosperda Nomor 2 Tahun 2019 yang Digelar Fraksi Demokrat

Wajo

“Sedekah Jumat” ke 2 Tahun 2021, At-taubah Peduli Beri Bantuan Listrik Gratis Tiga Warga Dhuafa di Sabbangparu

Wajo

Serah Terima LKPD Unaudited Tahun 2022 oleh Pemerintah Provinsi Sulsel

Wajo

Danny Pomanto Antisipasi Bencana Pangan Dunia dengan Tanam Cabai-Bawang di Lorong Wisata