Home / Halo Polisi

Sabtu, 25 April 2026 - 13:37 WIB

Dua Hari Hilang, Lansia 90 Tahun Ditemukan Meninggal di Pinggir Rawa Pammana

Personel Polsek Pammana merespon cepat laporan penemuan mayat seorang pria lanjut usia di pinggir kawasan rawa-rawa Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, pada Jumat sore (24/4/2026)

Personel Polsek Pammana merespon cepat laporan penemuan mayat seorang pria lanjut usia di pinggir kawasan rawa-rawa Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, pada Jumat sore (24/4/2026)

LINTASCELEBES.COM WAJO — Personel Polsek Pammana merespon cepat laporan penemuan mayat seorang pria lanjut usia di pinggir kawasan rawa-rawa Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, pada Jumat sore (24/4/2026).

Korban diidentifikasi bernama Raufe (90), seorang warga Dusun Calodo, Desa Simpursia. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA oleh saksi mata di lokasi kejadian dalam posisi tengkurap.

Kapolres Wajo melalui Kapolsek Pammana, AKP Ami Suandi, menjelaskan bahwa korban sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak dua hari yang lalu. Berdasarkan keterangan medis dan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit pikun (demensia).

“Korban memang dilaporkan meninggalkan rumah tanpa pamit sejak dua hari lalu. Kondisi korban yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun membuatnya sering keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga,” ungkap AKP Ami Suandi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Proses pencarian sebelumnya telah melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, PMI Kabupaten Wajo, serta dibantu oleh warga setempat. Pencarian berakhir setelah saksi Adi (25) dan Irma (35) menemukan jasad korban di area rawa Desa Lempa.

Setibanya di lokasi, Unit Reskrim Polsek Pammana bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Wajo dan petugas medis dari Puskesmas Pammana langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.

Terkait prosedur autopsi, AKP Ami Suandi menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menjalin komunikasi dengan pihak keluarga. Namun, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan menghormati keputusan ahli waris korban.

“Kami telah menjalankan prosedur standar penanganan TKP dan pendataan saksi-saksi. Untuk proses autopsi lebih lanjut, kami masih menunggu koordinasi dan persetujuan tertulis dari pihak keluarga korban,” tutupnya.(r/humas polres wajo)

Share :

Baca Juga

Halo Polisi

Kunker di Polres Wajo, Kapolda Sulsel: Anggota Polri dalam Melaksanakan Tugas Harus Selalu Profesional

Halo Polisi

Kapolres Wajo Turun Langsung Mengecek Pengamanan Ibadah di Gereja Pantekosta

Halo Polisi

Wujud Empati, Polsek dan Bhayangkari Pammana Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran Pallawarukka

Halo Polisi

Silaturahmi dengan Da’i dan Ormas, Kapolres Wajo Sosialisasi Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaann

Halo Polisi

Persiapan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Waka Polres Wajo Pimpin Pengecekan Peralatan Dalmas

Halo Polisi

Cek Posko PPKM Mikro di Desa Simpursia, Kapolsek Pammana Ajak Masyarakat Patuhi Prokes 5 M

Halo Polisi

Kapolda Sulsel, Setyo Boedi Moempoeni Disambut Tradisi Angngaru dan Tari Padduppa

Halo Polisi

Polri Dirikan Gerai Vaksin Presisi di Polres-Polsek, Gratis dan Tanpa Syarat KTP Domisili