Home / Sulsel

Selasa, 25 November 2025 - 20:16 WIB

Diskominfo Makassar Undang Ndoro Kakung, Praktisi Media Sosial Bagikan Tips Kehumasan Era Digital

Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar melalui Bidang Humas dan IKP menggelar kegiatan kehumasan pemerintahan di era media sosial di Novotel Hotel, Selasa (25/11/2025)

Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar melalui Bidang Humas dan IKP menggelar kegiatan kehumasan pemerintahan di era media sosial di Novotel Hotel, Selasa (25/11/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar melalui Bidang Humas dan IKP menggelar kegiatan kehumasan pemerintahan di era media sosial di Novotel Hotel, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Wicaksono atau yang lebih dikenal dengan nama penanya Ndoro Kakung, seorang penulis dan praktisi sosial media yang berasal dari Yogyakarta.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan humas pemerintah dalam mengelola informasi dan interaksi kepada publik khususnya di media sosial.

Ndoro Kakung membagikan tips dan strategi kehumasan yang efektif di era digital.

Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat melalui media sosial. Agar tidak sekedar informasi tapi menjadi interaksi publik.

“Di era digital sekarang publik tidak lagi menginginkan seremoni belaka. Publik menginginkan interaksi langsung ke pemerintah setempat. Direspon dan ditindaki keluhannya,” ucap Ndoro Kakung.

Ia menekankan seorang humas di pemerintahan harus aktif untuk merespon dan menyajikan konten yang membuat masyarakat mendapat sebuah wadah untuk saling interaktif.

“Humas harus belajar menyajikan konten yang mudah dipahami, dibaca. Harus belajar tekhnik infografis. Tanpa tiga unsur ini publik hanya dapat narasi bukan akses ke informasi. Seorang humas harus menyiapkan diri untuk “tsunami informasi”, jelasnya.

Tak hanya itu, Admin sosmed harus memahami algoritma konten agar mencapai tujuan pemasaran dan komunikasi secara efektif dan mengoptimalkan strategi konten.

Ia juga mencontohkan hingga saat ini banyak humas baik di pemerintahan dan instansi lainnya yang masih mengelola akun sosmednya dipenuhi dengan seremoni wajah pimpinan. Sehingga tidak ada efek informasi yang dapat tersampaikan ke publik.

Akibatnya follower tidak bertambah dan interaksi tidak berkembang.

“Kesalahan umum humas itu menganggap medsos sebagai arsip kegiatan pribadi pimpinan. Caption yang seperti rilis berita, konten yang tidak ada ajakan ke pubilk dan komentar publik yang diabaikan,” paparnya.

Ndoro Kakung pun berpesan humas yang baik adalah humas yang mampu menyampaikan keluhan masyarakat ke pimpinan.

“Contoh Bukan pimpinan menghadiri rapat tapi yang dishare ke masyarakat itu efek nyata ke masyarakat dari rapat tersebut,”
pungkasnya.

Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan humas pemerintah dalam mengelola informasi dan interaksi di media sosial, sehingga dapat meningkatkan citra pemerintah dan meningkatkan partisipasi masyarakat. (Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Danny Pomanto Target Masuk Sepuluh Besar LPPD Tingkat Kota

Sulsel

Bersama Masyarakat, Koramil 1406-10/Pitumpanua Bersihkan Selokan

Advertorial

Legislator Rahmat Taqwa Qurais Hadiri Halal Bihalal Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah

Sulsel

Dua Perseroda Baru: Sektor Pangan dan Infrastruktur Segera Terbentuk di Makassar

Sulsel

UNESCAPE – Pemkot Makassar Jajaki Kerjasama Penggunaan Aplikasi Geoportal Dukung Smart City

Sulsel

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXIII, Gubernur Andi Sudirman: Lao Sappa Deceng, Lisu Mappideceng

Sulsel

18 Meninggal Tertimbun Longsor di Toraja, Pj Gubernur: Kita Gerakkan Semua Potensi Berikan Bantuan dan Evakuasi

Sulsel

Dekopinda Sinjai Gelar Aksi Donor Darah Sambut Peringatan Harkopnas Tingkat Sulsel