Home / Sulsel

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:31 WIB

Kreativitas Mahasiswa Unhas Ubah Limbah Ternak Jadi Kompos Bernilai

LINTASCELEBES.COM MAROS — Tim PPK Ormawa HIMAKAHA Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin terus mendorong kreativitas dan kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan masyarakat. Pada 23 Juli 2025, mereka menggelar pelatihan bertajuk “Pembuatan Alat, Pakan Silase, dan Kompos” di Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, dengan tujuan utama membantu peternak mengelola limbah ternak menjadi kompos bernilai ekonomis.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa membagikan inovasi sederhana yang relevan dengan konteks desa dan sumber daya yang tersedia. Pelatihan dilakukan secara langsung di lapangan dengan metode demonstrasi, diskusi terbuka, dan praktik bersama peternak. Fokus kegiatan terletak pada pemanfaatan limbah ternak yang sebelumnya belum tergarap, menjadi pupuk organik melalui proses kompos yang mudah diterapkan secara mandiri oleh peternak.

Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan cara membuat alat sederhana berbahan lokal untuk fermentasi pakan hijauan menjadi silase. Kombinasi antara pelatihan pembuatan silase dan kompos ini diharapkan mampu memberikan solusi ganda—mengurangi ketergantungan terhadap pakan segar serta meningkatkan nilai guna limbah peternakan.

drh. Muh Ardiansyah Nurdin, selaku dosen pendamping, menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar di sektor peternakan desa adalah pengelolaan limbah yang belum maksimal. “Melalui pelatihan ini, masyarakat bukan hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga menyadari bahwa limbah pun bisa bernilai jika dikelola dengan benar. Ini adalah bentuk edukasi praktis yang bisa langsung diterapkan,” jelasnya.

Ketua Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas, M. Abid Nabil, menyampaikan bahwa inovasi sederhana seperti pembuatan kompos merupakan langkah kecil yang berdampak besar. “Kami ingin membuktikan bahwa pengelolaan limbah bukan hanya milik industri besar. Peternak desa pun bisa melakukannya dengan alat dan bahan seadanya, asalkan ada kemauan dan pendampingan,” ujarnya.

Ahmad Rayhana, Ketua HIMAKAHA FK Unhas, turut memberi apresiasi terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap bahwa pelatihan semacam ini dapat ditiru oleh organisasi kemahasiswaan lain. “Melalui pendekatan yang berbasis partisipasi dan kebutuhan lokal, mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan nyata. Kami bangga kegiatan ini berjalan sesuai harapan dan disambut positif oleh warga,” katanya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan para peternak Desa Pattiro Deceng tidak lagi melihat limbah sebagai beban, melainkan sebagai potensi. Kompos hasil olahan dari kotoran ternak dapat menjadi tambahan penghasilan maupun digunakan kembali untuk pertanian. Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas akan terus mendampingi warga desa dalam proses lanjutan hingga program ini dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.(rls)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pj Gubernur Bahtiar Bagikan Bibit Cabai di Lapangan Merdeka

Sulsel

DPRD Makassar Terima Perwakilan Aliansi Masyarakat Ujung Tanah Bersatu

Sulsel

Bupati Suardi Saleh Serahkan LKPJ Tahun 2021 ke DPRD Barru

Sulsel

Indira Yusuf Ismail: Cegah Stunting, Wujudkan Keluarga Berkualitas

Sulsel

Bu Dokter Hasnah Syam Temui Atlit KONI Barru

Sulsel

Sekretaris Bapenda Makassar Pimpin Rapat Monev Realisasi Pendapatan dan Keuangan Triwulan II

Sulsel

Pemerintah Kota Makassar Efektif Tekan Laju Inflasi

Sulsel

Bapemperda DPRD Wajo Bahas Perubahan Perda Kabupaten Layak Anak, Target Paripurna Januari 2026