Home / Sulsel

Selasa, 24 Juni 2025 - 21:43 WIB

Kapus Kaluku Bodoa Paparkan Konsep dan Contoh Rumah Gizi di Kelurahan Pannampu

Sosialisasi Rumah Gizi untuk Kepala Puskesmas dan petugas Puskesmas se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Selasa (24/6/2025)

Sosialisasi Rumah Gizi untuk Kepala Puskesmas dan petugas Puskesmas se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Selasa (24/6/2025)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Rumah Gizi untuk kepala puskesmas dan petugas gizi puskesmas se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (24/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pokja IV TP PKK Kota Makassar, yang menghadirkan dua narasumber spesial, yakni Dr. dr. Tan Shot Yen, dokter ahli gizi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, Dr Rudy Lautan mendapat kesempatan untuk mempresentasikan Konsep dan contoh konkret rumah Gizi di Kelurahan Panampu.

Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr. Rudy Lautan, tak hanya sekadar memaparkan konsep tetapi juga memperlihatkan langsung penerapan rumah gizi di Kelurahan Panampu.

“Di rumah gizi, banyak program edukasi dan intervensi langsung. Mulai dari membuat menu lokal untuk balita gizi kurang dan stunting, memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil KEK, hingga memberikan edukasi gizi rutin kepada ibu dan keluarga,” ungkapnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme peserta, terutama dalam mendiskusikan upaya memaksimalkan peran rumah gizi dan posyandu.

Sementara itu sebelumnya, Dr. dr. Tan Shot Yen dalam materinya menjelaskan cara memantau status gizi anak sejak dini di periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.

Ia memaparkan cara membaca grafik pertumbuhan dalam Buku KIA, mulai dari berat badan menurut umur, berat badan menurut tinggi badan, lingkar kepala, hingga indeks massa tubuh anak.

Selain itu, dr. Tan juga memberi sejumlah tips praktis kepada para kader untuk memotivasi ibu di posyandu agar mau membawa anaknya memeriksa status gizi secara rutin.

“Para kader agar selalu memberi pujian dan semangat, baik ketika berat badan anak naik maupun saat anak belum menunjukkan peningkatan. Pendekatan persuasif dan hangat membuat ibu lebih nyaman dan mau berpartisipasi,” jelas dr. Tan.

Ia pun mengapresiasi Melinda Aksa sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Melalui berbagai program inovatif, Melinda Aksa berupaya memberdayakan keluarga dan memastikan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran aktif TP PKK di bawah kepemimpinannya mampu memperkuat kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, kader, maupun masyarakat.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Refleksi 30 Tahun Otonomi Daerah, Sekda Armayani Ajak OPD Wajo Tingkatkan Inovasi

Sulsel

Pemerintah Kecamatan Tempe-DMI Wajo Gelar Pembinaan Manajemen Kemasjidan

Sulsel

Tampilkan Sutera Tenun Asli Wajo di Fashion Show Hari Jadi ke-354 Sulsel, Amran Mahmud Urai Makna Motif

Sulsel

Pimpin Rakor Kabupaten Sehat, Ny. Farida A. Bataralifu Harap Swasti Saba Wistara ke-6 untuk Kabupaten Wajo

Sulsel

Pj Gubernur Sulsel-Kepala OJK Bahas Literasi Keuangan dan Ekosistem Bisnis Budidaya Pisang

Sulsel

Kominfo Makassar Gelar Bimtek Satu Data untuk Tingkatkan Akurasi Statistik Sektoral

Sulsel

Libatkan 31 Negara, Danny Pomanto Bakal Jamu Peserta Program Budaya ICP 2024 di Kapal Pinisi

Sulsel

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Upacara Sertijab Kepala Dinas Pemadam Kebakaran