Home / Sulsel

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:11 WIB

Libatkan 31 Negara, Danny Pomanto Bakal Jamu Peserta Program Budaya ICP 2024 di Kapal Pinisi

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto terima audiens Panitia Kegiatan 7th ICP 2024 di Jalan Amirullah, Kamis (20/06/2024)

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto terima audiens Panitia Kegiatan 7th ICP 2024 di Jalan Amirullah, Kamis (20/06/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut baik International Cultural Program (ICP) 2024 yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Hasanuddin.

Danny Pomanto bahkan akan menjamu peserta program budaya ICP 2024 dari 31 negara untuk menikmati keindahan sunset di Makassar dengan berlayar menggunakan Kapal Pinisi mengarungi Pantai Losari.

“Nanti kita jamu peserta ICP 2024 dari 31 negara di atas Kapal Pinisi. Selain bisa melihat salah satu sunset terbaik di dunia, juga sekaligus mengenal lebih dekat Kapal Pinisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulsel,” kata Danny Pomanto saat audiens dengan Panitia Kegiatan 7th ICP 2024 di Amirullah, Kamis (20/06/2024).

Mengusung tema yakni Budaya Maritim Sulawesi Selatan, para peserta akan berlayar mengunakan Kapal Pinisi hingga berkunjung ke PPLH Putondo Takalar.

Di Putondo, peserta belajar tentang ekosistem laut, makanan tradisional, hingga mengamati aktivitas nelayan Takalar.

Rencananya, peserta program budaya ICP 2023 dari 31 negara akan mengikuti sesi kelas, malam budaya, hingga kunjungan lapangan ke beberapa situs budaya dan sejarah di Sulsel mulai 3-10 Juli 2024, mendatang.

Melalui program budaya ini diharapkan semakin memperluas promosi Kota Makassar di kancah International. Mulai Makassar sebagai kota yang Sombere dan Smart, Makassar Kota Makan Enak, hingga Makassar Kota Festival Tepian Air.

Program Budaya ICP yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Hasanuddin sudah berlangsung selama 7 tahun sejak awal dimulai 2008 lalu.

Para peserta akan mengenal kekayaan budaya Sulawesi Selatan melalui kunjungan lapangan dan mempelajari pengenalan bahasa Indonesia dan tarian tradisional.

Program ini juga memberi kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk menghabiskan liburan musim panas mereka dengan mengunjungi situs bersejarah dan terlibat dalam kekayaan pengalaman budaya Sulawesi Selatan, Indonesia.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Warga Usulkan Rabat Beton dan Pengaspalan, Taqwa Gaffar Siap Kawal

Sulsel

Masjid At-Taubah dan Pedagang Pasar Sentral Sengkang Berbagi Berkah untuk Ratusan Anak Yatim dan Duafa

Peristiwa

Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Satu Rumah Panggung di Tosora Wajo Ludes Terbakar

Sulsel

Suardi Saleh Lepas Kontingen PMR-PMI

Sulsel

Peraturan Menteri Desa PDTT Wajibkan 20 Persen Dana Desa untuk Tanaman Pangan, Pj Gubernur Buka Ruang Dialog

Sulsel

Bupati Talenrang Ajak Mahasiswa dan Pemuda Jaga Kondusivitas Kabupaten Gowa

Sulsel

Objek Wisata Lappalaona Jadi Lokus Event South Celebes Overland

Sulsel

50 Anak Yatim di Assorajang Dapat Santunan dari At-taubah Peduli