Home / Sulsel

Rabu, 25 Juni 2025 - 16:09 WIB

Perkuat Penanganan Kebocoran, MaKaPro dan PDAM Maminasata Gelar Pelatihan Teknis

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar memperkuat langkah menekan kebocoran air melalui kerja sama teknis dengan Pemerintah Kota Kawasaki, Jepang. Program bertajuk Makassar Kawasaki Project (MaKaPro) ini menggelar pelatihan teknis kedua di Aula Tirta Dharma, Selasa, 24 Juni 2025.

Kegiatan melibatkan Perumda Air Minum se-Maminasata (Makassar, Maros, Gowa, Takalar) dan didukung penuh Japan International Cooperation Agency (JICA).

Plt. Direktur Keuangan PDAM Makassar, Nanang Supriyatno, mengatakan kehilangan air atau non-revenue water menjadi persoalan klasik di hampir seluruh daerah Indonesia.

Untuk itu, lanjut Nanang, Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan mendeteksi dan menangani kebocoran bawah tanah agar penggunaan sumber daya air lebih efektif dan efisien.

“Bukan hanya Makassar, tapi juga Gowa, Maros, dan Takalar mengalami hal serupa. Energi kehilangan air di Gowa sudah mencapai 30 persen. Di Makassar, kita bahkan lebih tinggi, sekitar 50 persen,” kata Nanang.

Kata Nanang, kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kawasaki ini adalah kesempatan emas belajar tanpa beban biaya besar. “Kita bisa belajar banyak dari pengalaman teman-teman di Jepang, tanpa biaya besar. Ini luar biasa. Biasanya, untuk belajar, kita harus bayar mahal. Tapi ini, ilmunya diberikan secara cuma-cuma,” ucapnya.

Apa lagi tingkat kebocoran air di Makassar mencapai 50 persen. Nanang menyebut angka ini menjadi tantangan besar bagi perusahaan karena separuh air yang diproduksi hilang sebelum sampai ke pelanggan. “Ini tentu berdampak pada biaya operasional dan pelayanan. Tapi kami tidak tinggal diam. Pelatihan ini adalah bagian dari upaya serius memperbaiki kondisi,” ungkapnya.

Nanang berharap pelatihan ini tidak hanya memperkuat kemampuan teknis para peserta, tetapi juga menjadi langkah nyata menurunkan tingkat kehilangan air di wilayah Maminasata.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dan berbagi pengalaman antar perusahaan air minum untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama dan berbagi pengalaman antardaerah menjadi kunci keberhasilan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan dampak untuk memperbaiki layanan air bersih,” kata dia.

Diketahui, Program MaKaPro dirancang sebagai wujud kerja sama teknis jangka panjang antara Makassar dan Kawasaki, dengan fokus utama peningkatan kualitas layanan dan penekanan tingkat kehilangan air. Dukungan JICA dalam kerangka revitalisasi regional memperkuat program ini, agar tidak hanya sekadar pelatihan, tapi menghasilkan transformasi nyata di lapangan.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Lantik Pengurus Forum GenRe, Ini Harapan Kepala DP3AP2KB Sinjai

Sulsel

Jelang Tender, Danny Pomanto Sebut PSEL Terbuka untuk Semua Jenis Teknologi Ramah Lingkungan

Sulsel

Bupati Barru Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lancana Wira Karya

Sulsel

Gelar GPM di Bone, Pj Gubernur Sulsel Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juni 2024

Sulsel

Hari Ketiga Disperkim Lakukan Pengawasan dan Penindakan PSU Perumahan

Sulsel

MTF Market Carnival Digelar di Momen Libur Panjang Imlek 2025, Waktunya Berburu Jajanan

Advertorial

Komisi D DPRD Kota Makassar Gelar Monev Tinjau Progres SKPD Tahun 2024

Sulsel

Kodim 1406/Wajo Gelar Ramah Tamah Sambut Pejabat Baru Dandim, Andi Rosman Harapkan Sinergitas untuk Wajo yang Lebih Maju