Home / Sulsel

Senin, 3 Maret 2025 - 17:32 WIB

Pasca Sertijab, Wali Kota Munafri Arifuddin Fokus Efisiensi Anggaran dan Gerak Cepat Bangun Stadion

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Kantor DPRD Kota Makassar, Senin, 3 Maret 2025

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Kantor DPRD Kota Makassar, Senin, 3 Maret 2025

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Usai resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin langsung bergerak cepat dengan fokus pada efisiensi anggaran dan pembangunan stadion baru.

Langkah ini menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya, yang akan mengarahkan anggaran pada program strategis yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Munafri, salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah pola penggunaan anggaran selama ini, terutama dalam hal perbandingan antara belanja dan pendapatan daerah.

“Yang pertama kita akan lihat detail bagaimana pola penggunaan anggaran. Anggaran yang tidak terlalu penting akan kita pangkas dan dialihkan ke program strategis yang benar-benar diperlukan,” ujar Munafri usai menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Kantor DPRD Kota Makassar, Senin, 3 Maret 2025.

Salah satu fokus utama efisiensi adalah memangkas pengeluaran yang dianggap kurang produktif, seperti biaya perjalanan dinas, pertemuan di luar kantor, serta anggaran konsumsi dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Terkait angka efisiensi yang bisa dicapai, Munafri menyebut bahwa tim transisi tengah melakukan finalisasi, dengan potensi penghematan mencapai Rp 300 miliar.

“Tim transisi sudah bekerja, dan dari draft awal yang kita lihat, ada sekitar Rp 300 miliar yang bisa kita efisiensikan. Minggu ini kita akan finalisasi untuk menentukan angka pastinya,” ungkapnya.

Selain efisiensi anggaran, pembangunan stadion baru juga menjadi salah satu program utama Munafri.

Appi sapaan akrabnya memastikan bahwa proyek ini akan dijalankan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui investasi inovatif dari pihak ketiga.

Pihaknya sudah mulai menjalin pembicaraan dengan beberapa investor.

Targetnya, dalam satu hingga dua hari ke depan akan memastikan terlebih dahulu aset milik Pemkot yang bisa digunakan untuk stadion.

Jika berjalan lancar, minggu ini atau minggu depan, investor potensial akan datang ke Makassar.

Untuk lokasi stadion, ia menyebutkan bahwa Pemkot sedang mengkaji lahan di Untia.

Terkait anggaran yang dibutuhkan, dia mengacu pada beberapa stadion di Thailand, yang dibangun dengan cepat dalam waktu satu tahun dengan kapasitas 30.000 penonton hanya dengan biaya sekitar Rp 250 miliar.

“Kalau stadion dengan kapasitas 20.000-25.000 penonton, biasanya biayanya bisa mencapai Rp 400-500 miliar. Tapi kita akan mencari cara agar lebih efisien, yang penting stadion ini tetap berstandar internasional,” pungkasnya.

Dengan begitu pembangunan Makassar ke depan akan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Hari Bhayangkara Ke-76, Polda Sulsel Gelar Vaksinasi dan Pengobatan Gratis

Sulsel

Munafri Arifuddin Resmi Buka POP FEST 2025, Ajak Pelajar Junjung Fair Play

Sulsel

Bapenda Sulsel Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Kedua, Potensi Tingkatkan PKB Provinsi

Sulsel

Pemkab Asahan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi

Sulsel

Peringkat 13 Nasional, Tingkat Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel Kategori Hijau

Sulsel

Kota Makassar Dapat Bantuan Bibit Cabai dari Pemprov Sulsel, Danny Pomanto: Kita Sebar ke Lorong-Lorong

Sulsel

Bupati Wajo: Budaya dan Seni Lokal Jangan Punah, Harus Kita Lestarikan

Sulsel

4 Kabupaten Akan Gelar Pangan di Alun-alun Colliq Pujie Barru