Home / Sulsel

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:47 WIB

BI Siap Support Pengembangan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan di Sulsel

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin terima kunjungan Kepala BI Perwakilan Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, di Kantor Gubernur, (01/03/2024)

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin terima kunjungan Kepala BI Perwakilan Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, di Kantor Gubernur, (01/03/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) siap mensupport pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Sulsel. Khususnya melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kami mendukung program di sektor pertanian, perikanan dan peternakan ini. Apalagi ini betul-betul untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala BI Perwakilan Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, saat bertemu Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di Kantor Gubernur, Jumat (01/03/2024).

Rizki menjelaskan, sebagaimana tugas BI melancarkan sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi bank sesuai amanat UU No 23 Tahun 1999 tentang Lembaga Penjamin Simpanan. Dan melalui perbankan yang ada, masyarakat harus diberi pemahaman bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) bukan hanya untuk padi dan jagung saja.

“KUR di sektor pertanian ini bukan hanya untuk padi dan jagung saja, tapi ada juga untuk komoditi lainnya,” imbuhnya.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menjelaskan, terkait KUR memang harus ada peran dari Bank Indonesia maupun berbagai bank lainnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sampai ke daerah-daerah. Apalagi, KUR ini bukan hanya untuk jagung, padi dan UMKM saja, namun sektor pertanian lainnya seperti nanas, pisang, nangka dan sukun, juga menjadi penting untuk dijelaskan oleh bank agar sampai ke masyarakat.

“Penerima KUR itu bisa petani, nelayan, peternak. Apalagi di Sulsel ini banyak yang mengeluh, uang hanya untuk pembelian bibit di luar Sulsel, sehingga mengambil cost anggaran yang sangat besar. Contoh seperti bibit bawang merah di Kabupaten Enrekang itu kan semua dari Jawa. Nah kenapa tidak kita buat pusat pembibitan sendiri,” ujar Bahtiar.

Untuk mendukung ini semua, maka pihak perbankan dan pemerintah berupaya agar ada pelatihan di berbagai sektor tersebut untuk masyarakat, baik peternak, petani maupun nelayan di Sulsel.

“Kita bagus fokus buat pelatihan soal pembibitan seperti bawang merah, kelapa, nangka, durian, pisang dan lain-lain,” pungkas Bahtiar.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, jajaran Bank Indonesia Perwakilan Sulsel bersama Asisten II Pemprov Sulsel, Kepala Bapenda Sulsel, dan Kepala BKAD Sulsel. (*Natsir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

Sulsel

100 Peserta Hadiri Pelatihan Tematik dan Panel Ahli yang Digelar UCLG ASPAC di Makassar

Sulsel

Patroli Terpadu, Koramil 1406-02/Tanasitolo Aktif Jaga Stabilitas Wilayah

Sulsel

Dispora Makassar Gandeng Kohati Adakan Workshop Kewirausahaan

Sulsel

Munafri Ungkap Visi Makassar Kota Inklusif di Podcast DetikSore

Sulsel

Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Bapenda Makassar Tertibkan Reklame di Ruas Jalan Protokol

Sulsel

Pemprov Sulsel-GGF Teken MoU Budidaya Pisang Cavendish di Gowa

Sulsel

PKS Wajo Lahirkan Pemimpin Baru, Arga Prasetya Ashar Siap Bawa Partai Menjadi Rumah Besar Anak Muda