Home / Sulsel

Kamis, 14 November 2024 - 20:12 WIB

Pemkab Wajo Gelar Pelatihan Pencegahan Dan Mitigasi Bencana

Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu memberikan sambutan dan arahan saat membuka pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Hotel Sermani Sengkang

Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu memberikan sambutan dan arahan saat membuka pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana di Hotel Sermani Sengkang

LINTASCELEBES.COM WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah melaksanakan kegiatan Pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bagi masyarakat dan aparat, Kamis dan Jumat, 14-15 November 2024 di Hotel Sermani Sengkang.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang resiko bencana, memberikan pengetahuan praktis bagi masyarakat dan aparat tentang langkah-langkah pencegahan dan penanggulabgan bencana, serta sebagai upaya membangun kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan lembaga lainnya.

Pada kesempatan membuka acara pelatihan tersebut, Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu menekankan perlunya kerjasama dan kolaborasi antar stakeholder dalam upaya penanggulangan bencana.

“Bencana ini tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri, perlu kerjasama, untuk itu perkuat kolaborasi antara aparat dengan masyarakat dan lembaga terkait dalam menghadapi perubahan iklim yang berpotensi bencana hidrometeorologi, termasuk upaya-upaya kedaruratan, pengurangan resiko, dan penanganan pasca bencana,”jelasnya.

Sementara itu Kalaksa BPBD Wajo DR. Syamsul Bahri menyampaikan bahwa, Selain bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, aparat dan relawan dalam pengurangan resiko dan penanggulangan bencana, pelatihan dan gladi lapang ini secara teknis akan menghasilkan dokumen rencana kontijensi penanggulangan bencana (terutama hidrometerologi) di Wajo sebagai salah satu dokumen penting dalam penanggulangan bencana.

Perencanaan Kontinjensi adalah suatu proses perencanaan ke depan untuk kesiapan tanggap darurat bencana. Rencana kontinjensi memastikan warga dalam menyelamatkan diri, serta mendapatkan hak-hak dasar serta upaya untuk memulihkan kembali kehidupan dan penghidupannya secara mandiri.

Pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang diagendakan berlangsung selama 2 hari dengan materi yang terdiri dari workshop dan sosialisasi serta gladi lapang oleh pemateri yang merupakan tim ahli/teknis kebencanaan yaitu Jasmani Ghani (Lembaga Lingkar Topografi Indonesia), Ir. Alwan, S.T., M.T. (Lembaga Lingkar Topografi Indonesia/akademisi) dan Ahmad Syarif, SE (Palang Merah Indonesia – Sulawesi Selatan)

Peserta pelatihan terdiri dari perwakilan OPD terkait, relawan, komunitas peduli bencana dan kemabusiaan, serta masyarakat lainnya.(R)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dinsos Makassar Tancap Gas Pendataan Perlinsos Digital, Target 70 Persen Sebelum 31 Agustus

Sulsel

Perkuat Layanan Kesehatan, Wakil Wali Kota Makassar Bahas Kolaborasi Strategis dengan BPJS Kesehatan

Sulsel

Jaga Kondisi Wilayah, Koramil 1406-07/Takkalalla Intensifkan Patroli Bersama Masyarakat

Sulsel

Hadiri Muswil ISMI Sulsel: Munafri Ajak Saudagar Muslim Bangun Ekonomi Kota

Sulsel

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemprov Sulsel Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten Kota

Sulsel

Kabid Yankes Dinkes Makassar Tutup Secara Resmi Orientasi Penyelenggaraan ILP Petugas Puskesmas

Sulsel

KILAS, Indira Yusuf Ismail Tekankan Pentingnya Kontrol Orang Tua

Sulsel

Tim Dinkes Makassar Ikuti Apel Gelar Batalyon Komposit PRCPB Kodam XIV Hasanuddin