Home / Advertorial / Sulsel

Minggu, 10 April 2022 - 10:39 WIB

Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah, Danny Tekankan Pentingnya Jagai Anakta Jagai Kotata

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bawakan sambutan di pelaksanaan  Gerakan Makassar Sholat Subuh Berjamaah di Anjungan Pantai Losari, Ahad (10/04/2022).

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto bawakan sambutan di pelaksanaan Gerakan Makassar Sholat Subuh Berjamaah di Anjungan Pantai Losari, Ahad (10/04/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Tercabutnya nyawa manusia dari tubuh menandakan berakhirnya pula segala urusan dengan dunia. Akan tetapi amal jariyah bisa tetap mengalir meski raga tiada, dan yang paling dekat untuk hal itu adalah anak. Oleh karenanya anak wajib dijaga dan dibimbing agar menjadi saleh dan salehah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat sambutan dalam rangkaian pelaksanaan Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah di Anjungan Pantai Losari, Ahad (10/04/2022).

“Amal jariyah terdekat yang potensial adalah anak kita. Maka mari kita sama-sama mendidik anak-anak kita, menjaga anak kita menjadi anak saleh salehah. Boleh umur kita selesai, tapi amal jariyah jalan terus karena anak kita akan mendidik cucu kita menjadi saleh-saleha, insya Allah terus menerus dari generasi ke generasi,” terang Danny Pomanto.

Melalui gerakan Jagai Anakta yang digaungkan Pemkot Makassar, sambung Danny, menjadi titik sentral untuk menciptakan kondisi kota yang kondusif.

“Menjaga anak kita, sama dengan menjaga kota kita yang terdiri dari sekitar 1,5 juta jiwa. Kalau masing-masing dari kita menjaga anak kita, dari segala pengaruh buruk dan mendidiknya dengan nilai-nilai keagamaan dan budi pekerti luhur, insya Allah persoalan seperti kenakalan remaja bisa diminimalisir, tidak ada lagi perang atau tawuran antar kelompok,” jelasnya.

Dia juga berpesan kepada seluruh Pj Ketua RT dan RW yang hadir di Anjungan Pantai Losari agar tetap menjalankan fungsinya sebagai sensor sosial yang mampu mencegah potensi gesekan sosial yang bisa timbul.

“Selain peran masing-masing orang tua, gerakan ini sulit berjalan tanpa peran aktif PJ RT dan RW kita sebagai sensor sosial. Karena merekalah ujung tombak pelaksanaan program Pemkot Makassar,” ujar Danny.

Sebelum Danny Pomanto, tausyiah keempat ulama yang hadir juga menekankan tentang keutamaan mendidik anak dan pentingnya peran serta doa orang tua.

Diketahui Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah kembali digaungkan setelah hampir 3 tahun vakum. Penyebaran Covid-19 yang melandai beberapa pekan terakhir menjadi alasan Danny menggelar kembali gerakan ini.

“Gerakan ini dihidupkan setelah hampir 3 tahun vakum. Kali ini kita hadirkan dengan menghadirkan empat alim ulama untuk perkuatan umat Islam, silaturahmi. Kekhawatiran saya mengenai klaster Ramadhan, alhamdulillah tidak terjadi. Kemarin suspek 0, hari ini 1, saya selalu monitor, BOR nol koma sekian, relatif rendah” tutup Danny.(Natsir)

Editor: Sudiirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kadis Pendidikan Dampingi Munafri Ikuti Rakor Nasional Bareng Mendagri-Menkes Bahas MBG dan TBC

Advertorial

Diskominfo Makassar Gelar coffee morning Bersama perwakilan Dirlantas Polda Sulsel Bahas Tilang Elektronik

Advertorial

Pastikan Penyaluran BPNT dan PKH Tepat Sasaran, Anggota DPR RI Samsu Niang Berkunjung ke Wajo

Sulsel

Lepas Peserta Ratusan Anak Peserta Karnaval PAUD/TK/KB/RA, Bupati Wajo Sumringah Bersama Wabup

Sulsel

Awal Tahun 2023, Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang Bagikan Santunan Kepada 600 Anak Yatim dan Dhuafa

Sulsel

Pastikan Kondisi Warga, Danny Pomanto Sambangi Pengungsi di Pattene Permai

Advertorial

Pemkab Wajo Tutup Sementara Pasar Malam

Sulsel

Appi Soroti Kondisi Pasar Tradisional Makassar, Inginkan Pembenahan