Home / Sulsel

Rabu, 16 Oktober 2024 - 09:37 WIB

Pjs Wali Kota Arwin Azis Harap Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi di Makassar

Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis menghadiri GPM Serentak Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi dan Rangkaian Hari Jadi Sulsel ke-355, di BTN Tabaria, Selasa, 15 Oktober 2024

Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis menghadiri GPM Serentak Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi dan Rangkaian Hari Jadi Sulsel ke-355, di BTN Tabaria, Selasa, 15 Oktober 2024

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengharapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di Kota Makassar mampu mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.

“Kami Pemkot Makassar turut berpartisipasi menghadirkan Gelar Pangan Murah yang kami tempatkan di Kecamatan Tamalate,” kata Arwin saat menghadiri GPM Serentak Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi dan Rangkaian Hari Jadi Sulsel ke-355, di BTN Tabaria, Selasa, 15 Oktober 2024.

Arwin menyebut kegiatan hari ini dilakukan secara terintegrasi dengan 24 Kabupaten kota yang mana Pemprov Sulsel menginisiasi pagelaran pangan murah dalam rangka HUT Sulsel ke 355 sekaligus dirangkaikan Hari Pangan Sedunia.

“Kita harap ini juga merespon kebutuhan masyarakat. Apalagi harga bahan pokok saat ini kadang tidak stabil di pasar sehingga dengan intervensi ini diharapkan mampu menstabilkan harga,” kata Arwin.

Dia mengaku sudah menginstruksikan Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perdagangan, Kadis Koperasi untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan.

Agar melibatkan seluruh BUMN, lembaga pemerintah, dan pelaku usaha pangan lainnya. Hal itu diharapkan mereka ikut ambil bagian dalam menghadirkan bahan pokok yang terjangkau dengan harga yang ditawarkan sesuai dengan distributor.

“Itu yang kami dorong agar tidak bergantung APBD,” ucapnya.

Saat ini posisi inflasi Makassar di bulan September lalu berada pada angka 1,54 persen. Angka itu turun dibanding Agustus yakni 1,64 persen.

Dengan begitu Pemkot Makassar menjadi yang terendah dari rata-rata nasional dan provinsi.

“Ini patut disyukuri bahwa kerja-kerja pemerintah, instansi lembaga dan non pemerintah semuanya bergerak melakukan intervensi di pasar, menjamin ketersediaan pasokan, menstabilkan harga, sehingga daya beli masyarakat semakin baik dan inflasi stabil,” tutupnya.(Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Advertorial

Menjadi Lokasi TMMD, Dandim 1406 Wajo Kunjungi Desa Temmabarang Kecamatan Penrang

Sulsel

Gubernur Andi Sudirman: K3 Harus Dibudayakan dan Jadi Prioritas

Sulsel

Koramil 1406-05/Majauleng Bergerak, Sinergi Lintas Elemen Amankan Wilayah

Sulsel

Apel Besar Hari Pramuka Ke-61, Bupati Wajo Serahkan Penghargaan untuk Kwarran Terbaik

Sulsel

194 Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Sinjai Jalani Vaksinasi Covid-19

Sulsel

Menpan RB Umumkan DPMPTSP Barru Satu-satunya Di Sulsel, Raih Predikat A Nasional

Sulsel

Bapenda Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Inovasi Kementerian Dalam Negeri

Sulsel

Dosen Unhas: Program Lorong Wisata Harus Menjadikan Makassar Kota Inklusif