Home / Sulsel

Senin, 15 Juli 2024 - 19:33 WIB

Bupati Adnan Sidak Pelayanan RSUD Syekh Yusuf

Bupati Kabupaten, Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (15/07/2024)

Bupati Kabupaten, Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (15/07/2024)

LINTASCELEBES.COM GOWA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gowa, Zubair Usman dan Irban Inspektorat Kabupaten Gowa, Anwar Asru melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (15/07/2024).

Ia mengatakan, sidak tersebut dilakukan untuk melakukan penelusuran terkait pemberitaan yang beredar yakni adanya pasien yang meninggal karena tidak diberikan perawatan oleh pihak rumah sakit.

“Hari ini saya datang sidak ke rumah sakit setelah event Beautiful Malino, kami melihat pemberitaan di media terkait adanya pasien yang meninggal karena katanya tidak diberikan perawatan, sehingga saya langsung memanggil seluruh manajemen rumah sakit yang ada didampingi oleh BKPSDM dan Inspektorat,” ungkapnya.

Adnan menyampaikan, setelah ditelusuri dari pihak RSUD, terjadi mis dengan pihak pengrujuk dari Puskesmas dimana dari awal RSUD telah menyebut tidak adanya kamar yang tersedia sehingga meminta di rujuk ke rumah sakit lain.

“Kami juga melakukan pengecekan sistem dari Puskesmas ke rumah sakit, karena sebenarnya waktu pasien akan dikirim dari Puskesmas, disini sudah mengatakan bahwa kondisi rumah sakit lagi penuh dan tidak ada kamar maupun icu yang tersedia, maka dibalaslah melalui sistem itu agar diminta rujuk ke rumah sakit lain, tetapi tetap kesini dan saat sampai tingkat kesadaran sudah gcs 3 atau sangat rendah. Nah inilah yang kami minta Inspektorat agar memanggil pihak Puskesmas, manajemen rumah sakit agar siang ini dilakukan pemeriksaan, dimana yang terjadi mis dan pasti diberikan sanksi,” tegas Adnan.

Sementara, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, Rahmawati mengatakan RSUD memang memiliki sistem rujukan, dimana ketika adanya permintaan, pihaknya telah menjawab agar bisa dialihkan karena katerbatasan kamar.

“Jadi pada saat dia dirujuk kami ada sistem, disistem itu kami sudah jawab langsung dijawab untuk bisa dialihkan ke Puskesmas.Tapi nanti kita pertemukan antara pihak Puskesmas dan rumah sakit agar mengetahui kronologisnya bagaimana supaya tidak terjadi miskomunikasi antara kami,” jelasnya.

Olehnya dirinya mengaku akan terus melakukan evaluasi khususnya terkait pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di RSUD Syekh Yusuf.

“Kami pasti evaluasi dan meningkatkan pelayanan supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien disebut meninggal dalam mobil ambulans di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syekh Yusuf Gowa, beberapa waktu lalu, pasien tersebut diduga lambat mendapat penanganan hingga meninggal dunia.(NH-Sir)

Editor: Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pj Gubernur Bahtiar Sosialisasikan Penggunaan KTP Digital Pada Pemilu 2024

Sulsel

Wali Kota Munafri Ajak Warga Makassar Takbiran Khidmat, Tanpa Konvoi dan Mercon

Sulsel

Kadisperkim Makassar Hadiri Peresmian dan Penyerahan Kunci Rutilahu Baznas Makassar

Sulsel

Apiaty Amin Syam Resmi Dilantik PAW DPRD Makassar, Munafri: Ini Mandat Rakyat yang Harus Dijaga

Advertorial

Pekan Raya Sulawesi Selatan 2022, Pemkab Wajo Promosikan Berbagai Produk Lokal dan Potensi Wisata

Sulsel

Wali Kota Munafri Ikuti Rakor TPID, Bersama Mendagri dan Menko Pangan

Sulsel

Lakukan Pemantauan, Pj Gubernur dan Forkopimda Sulsel Pastikan Perayaan Natal Berjalan Lancar

Sulsel

Adi Rasyid Ali Tekankan Pentingnya Anggaran Berbasis Pelayanan Masyarakat