Home / Sulsel

Minggu, 8 Oktober 2023 - 11:55 WIB

Budidaya Pisang, Pj Gubernur Bahtiar Tanam Perdana di Mare

Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan penanaman budidaya pisang di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sabtu (07/10/2023)

Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan penanaman budidaya pisang di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sabtu (07/10/2023)

LINTACELEBES.COM BONE — Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, membuktikan keseriusannya melakukan budidaya pisang, dengan melakukan penanaman perdana di atas lahan seluas puluhan hektare, di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Lahan di sekitar PT Sinergi Gula Nusantara juga ikut digunakan untuk budidaya tanaman pisang ini. Diketahui, budidaya pisang ini adalah program prioritas Pj Gubernur Sulsel mengatasi kemiskinan ekstrim dan ketahanan pangan di Sulsel.

Sejauh ini, Indonesia termasuk negara penghasil pisang terbesar ketiga di dunia setelah India dan Cina. Pisang memang termasuk salah satu buah yang paling banyak dibudidayakan di sejumlah daerah di Indonesia. Seperti Jawa Timur, Lampung, Jawa Barat, Bali dan Jawa Tengah.

Untuk itu, Sulsel akan menjadi produsen terbesar mengalahkan Cina dan India. Selain untuk konsumsi dalam negeri, budidaya pisang di Sulsel menargetkan pasar ekspor. Seperti ke Malaysia, Australia, Timur Tengah, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Cina, Iran, dan lainnya.

“Saya ingin menjadikan Sulawesi Selatan sebagai produsen pisang. Nah itu rencana lokasinya besar di Mare,” ungkap Bahtiar.

Ia berharap, tujuh bulan ke depan sudah ada produksi dari program budidaya pisang ini. “Kita mulai menanam di lahan seluas 1.200 sampai 5.000 hektare di Mare. Pak Bupati sudah siapkan kita sampai 20.000 hektare di Bone,” ungkapnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah juga harus menyiapkan infrastruktur pendukung. Seperti pelabuhan logistik atau pelabuhan barang sebagai sarana transportasi angkutan barang antar pulau.

Menurut dia, dari segi biaya tentunya jalur laut paling murah. Khususnya angkutan barang untuk komoditi pertanian, termasuk hasil produksi budidaya pisang nantinya.

“Nah kalau ada produksi banyak, barang itu bisa dikirim lewat mana? Kalau saya kirimkan lagi lewat darat, lagi-lagi biayanya terlalu besar. Nah alternatif, saya harus kirim lewat laut, makanya pelabuhan kita ini yang strategis,” imbuhnya.

Selain mengatasi kemiskinan, pengangguran, juga inflasi di tengah-tengah masyarakat, Bahtiar mengatakan, pemerintah harus hadir memberikan cara pandang visioner di bidang pertanian dan perikanan, agar bisa keluar dari masalah kemiskinan.

Hadir dalam penanaman perdana budidaya pisang tersebut, Pj Bupati Bone, Kapolres Bone, Kajari Bone, Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Dandim 1407 Bone, Kadis PUPR Sulsel dan seluruh pejabat terkait. (*Sir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Makassar Dukung Visi Asta Cita, Siap Bersinergi dengan Pemprov Sulsel

Feature

In Memorial Gurunda H.Muhammad Arif

Sulsel

Hadiri Rakor Pembahasan Awal Rancangan RPJPD 2025-2045, Pj Sekda: RPJPD Tentukan Kemajuan Sulsel 20 Tahun Kedepan

Sulsel

Perjuangan APEKSI, Buahkan Dana Kelurahan Rp 1,7 Triliun

Sulsel

Hadiri Pengukuhan Pengurus IKA Smada-Stiwa, Amran Mahmud Harap Beri Kontribusi Bagi Almamater

Sulsel

Dispora Makassar Siapkan Rp71 Miliar untuk Renovasi Total Karebosi

Sulsel

Wujudkan Makassar Kota Makan Enak, Danny Pomanto Sulap Tol Jadi Spot Instagramable

Sulsel

Tingkatkan Pelayanan Publik, Diskominfo Makassar Gelar Monev Pelaporan SPBE