Home / Sulsel

Kamis, 14 September 2023 - 19:38 WIB

Kunker di Markas Koopsud II, Pj Gubernur Sulsel Ajak Bersinergi Tekan Inflasi dan Atasi Kemiskinan Ekstrem

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bertemu 
Panglima Koopsud II Marsda TNI Andi Kustoro, SE., MM beserta jajaran, di Markas Koopsud II, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis, 14 September 2023.

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bertemu Panglima Koopsud II Marsda TNI Andi Kustoro, SE., MM beserta jajaran, di Markas Koopsud II, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis, 14 September 2023.

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bertemu Panglima Koopsud II Marsda TNI Andi Kustoro, SE., MM beserta jajaran, di Markas Koopsud II, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis, 14 September 2023.

Pj Gubernur Bahtiar mengajak Pangkoopsud II Andi Kustoro untuk turut mendukung program prioritas yang telah dicanangkan beberapa waktu. Salah satunya upaya menekan laju inflasi di Sulsel.

Menurut Bahtiar, lahan perkebunan maupun pertanian sekitar 6,7juta hektar yang dimanfaatkan hanya 1,4 juta hektare sehingga peluang untuk pengembangan tanaman hortikultura sangat besar melalui teknologi jaringan kultur.

“Bayangkan saja kebutuhan akan pisang cavendish di China sangat besar dan menunjang permintaan ekspor, jika beli pisang cavendish di Lampung harga sepuluh ribuan lalu diekspor keuntungan bisa diperoleh cukup besar,” jelasnya.

Selain menekan inflasi, program ini juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.

Dari data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel 2022, jumlah angka kemiskinan mencapai 777,44 ribu jiwa. Banyaknya jumlah ini membuat Pemprov Sulsel ambil tindakan. Dari 777,44 ribu jiwa, sebagian diantaranya mendapat predikat miskin ekstrim, atau berada di angka paling bawah garis kemiskinan.

“Seharusnya Sulawesi Selatan mampu produksi tanaman pisang cavendish 5 juta setahun, bila program pengembangan tanaman hortikultura dikembangkan oleh seluruh stakeholder sehingga dapat meminimalisir angka kemiskinan ekstrem,” katanya.

Dia menegaskan, kampus Unhas, UNM, maupun Unismuh telah mendukung pengembangan teknologi jaringan kultur hortikultura ini. Untuk menyukseskan 8 program prioritas penanganan perlu adanya sinergitas.

“Sudah ada tiga kampus, kalau boleh Koopsud II juga turut serta mengingat wilayahnya cukup luas, yakni 16 teritori,” imbuhnya.

Diketahui wilayah Koopsud II meliputi Lanud Sultan Hasanuddin (HND), MakassarLanud Iswahjudi (IWJ), Magetan, Lanud Abdul Rachman Saleh (ABD), Malang, Lanud Sam Ratulangi (SRI), Manado, Lanud El Tari (ELI), Kupang, Lanud I Gusti Ngurah Rai (RAI), Denpasar, Lanud Muljono (MUL), Sidoarjo.

Lanud Dhomber (DMB), Balikpapan, Lanud Halu Oleo (HLO), Kendari, Lanud Syamsuddin Noor (SAM), Banjarmasin, Lanud Tuan Guru Kiyai Haji Muhammad Zainudin Abdul Madjid (ZAM), Mataram, Lanud Anang Busra (ANB), Tarakan, Lanud Jenderal Besar Soedirman (JBS), Purbalingga, Lanud Iskandar (IKR), Pangkalan Bun. (*Sir)

Editor: Sudirman 

Share :

Baca Juga

Sulsel

Terpilih Jadi Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Dua Amran Ucapkan Selamat kepada Andi Samsan Nganro

Sulsel

Nurul Hidayat Terima Aspirasi Warga dan Usulan Pemeliharaan Sistem Drainase

Sulsel

Mudahkan Fasilitas Pembayaran, PDAM Makassar dengan Bank BNI Teken MoU

Sulsel

Target Zero Stunting di Tahun 2024, Ini Imbauan Kadinkes Makassar

Sulsel

Kadinkes Makassar Dampingi Wawali Fatmawati jadi Narasumber di Kegiatan Dharma Wanita Persatuan

Sulsel

Lepas Peserta Friendship Run, Danny Ajak Runners Makassar ke Borobudur

Sulsel

Bupati Gowa Harap Kejuaraan Badminton Kapolda Sulsel Cup 2022 Lahirkan Bibit Pebulutangkis

Sulsel

Wali Kota Makassar Tutup Turnamen Padel Cup 2025 Bersama Kepala BKN dan Wakil Wali Kota