Home / Sulsel

Rabu, 24 Mei 2023 - 18:43 WIB

Perlancar Proses PPDB, Disdukcapil Sulsel Jalin Kerjasama dengan Disdik Sulsel

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan (Disdukcapil Sulsel), Iqbal Suhaeb memantau kesiapan UPT SMAN 2 Makassar dalam menghadapi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Rabu (24/05/2023)

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan (Disdukcapil Sulsel), Iqbal Suhaeb memantau kesiapan UPT SMAN 2 Makassar dalam menghadapi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Rabu (24/05/2023)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan (Disdukcapil Sulsel), Iqbal Suhaeb, melaksanakan kunjungan untuk memantau kesiapan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam menghadapi Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kunjungan tersebut dilakukan di UPT SMAN 2 Makassar, Rabu (24/05/2023).

Dalam kunjungan ini, ia diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Makassar, Syafruddin M.

Iqbal Suhaeb menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mengantisipasi kesiapan PPDB, terutama terkait kebijakan Zonasi yang berhubungan dengan alamat peserta didik.

“Kunjungan ini dalam rangka mengantisipasi kegiatan PPDB, utamanya kebijakan Zonasi yang terkait dengan alamat,” ucapnya.

Sistem zonasi sekolah sendiri merupakan salah satu jalur penerimaan siswa baru berdasarkan pada zona tempat tinggalnya.

Iqbal Suhaeb juga menyinggung kejadian PPDB pada tahun-tahun sebelumnya, di mana terjadi peningkatan jumlah calon peserta didik yang datang ke Kantor Discapil untuk melakukan verifikasi Kartu Keluarga.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terulang lagi, Disdukcapil Sulsel menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel), dengan memberikan akses langsung kepada semua sekolah di bawah lingkup Pemprov Sulsel untuk melakukan verifikasi Kartu Keluarga (KK) peserta didik langsung di sekolah masing-masing. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses verifikasi dan mengurangi beban calon peserta didik serta orang tua dalam mengurus administrasi PPDB.

“Discapil memberikan akses kepada pihak sekolah untuk bisa mengakses dan mmverifikasi Kartu keluarga, sehingga tidak ada lagi penumpukan.” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain diberikan akses untuk memverifikasi data calon peserta didik, sekolah juga dapat mengecek data-data yang dianggap mencurigakan, seperti waktu pembuatan Kartu Keluarga. Kartu Keluarga yang dapat digunakan saat PPDB adalah kartu Keluarga yang telah berusia lebih dari satu tahun. Sehingga sekolah hanya otomatis mendata peserta yang Kartu Keluarganya telah berusia lebih dari satu tahun.

“Biasanya KK itu benar secara alamat, tapi KKnya itu belum sampai setahun. Jadi KK yang lama yang harus diakses,” jelasnya.

Sementara Kepala UPT SMAN 2 Makassar, Syafruddin M mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil Sulsel atas akses yang diberikan kepada operator sekolah. Ia juga menyatakan bahwa akses langsung untuk verifikasi alamat di sekolah akan memberikan kemudahan dan kecepatan dalam proses PPDB.

“Dengan adanya akun operator kami, sudah memudahkan masyarakat dalam mengecek kebenaran dan validitas kartu keluarga,” ungkapnya.(*Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kejari Soppeng Terapkan Plea Bargain Pertama di Indonesia Berdasarkan Pasal 78 KUHAP 2025

Sulsel

Lantik 36 Pejabat, Bupati Adnan Minta Kinerja Ditingkatkan untuk Jalankan Program Daerah

Sulsel

Iriana Jokowi dan Tim OASE Tinjau Layanan Kesehatan di Posyandu Asoka 7A Kecamatan Tamalate

Sulsel

Makassar Kini Punya Layanan SIM C1, Munafri Ajak Komunitas MotoSIM C1 Hadir di Makassar, Wali Kota Appi Langsung Coba Lintasan Uji Berkendara

Sulsel

Home Care Dottoro ta’, 2.535 Warga Makassar Terlayani di Semester Pertama 2024

Sulsel

Buka Puasa Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Ajak Perkuat Kebersamaan

Sulsel

Wali Kota Munafri Ajak Pemuda Gereja Toraja Membangun Makassar

Sulsel

Munafri Tinjau Mess Pemkot di Jakarta, Minta Fasilitas Dikelola dengan Baik