Home / Sulsel

Sabtu, 24 Desember 2022 - 17:57 WIB

Tudang Sipulung Lintas Ormas Agama, Amran Mahmud Paparkan Esensi Gemantik

Bupati Wajo H. Amran Mahmud saat menghadiri Tudang Sipulung Lintas Ormas Agama di Kawasan Wisata Bahari Bangsalae, Siwa Kecamatan Pitumpanua, Sabtu (24/12/2022).

Bupati Wajo H. Amran Mahmud saat menghadiri Tudang Sipulung Lintas Ormas Agama di Kawasan Wisata Bahari Bangsalae, Siwa Kecamatan Pitumpanua, Sabtu (24/12/2022).

LINTASCELEBES.COM WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud kembali menggaungkan esensi dari salah satu program andalan dari 25 program kerja nyatanya bersama Wakil Bupati, yaitu Gerakan Masjid Cantik (Gemantik).

Menurutnya, gerakan masjid cantik ini bukan hanya tentang bagaimana mempercantik secara fisik, tetapi bagaimana masjid itu bisa terstandarisasi dari setiap bagiannya.

“Bahkan kita sudan tuangkan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) 102 tahun 2020 tentang gerakan masjid cantik di wilayah Kabupaten Wajo. Mungkin Perbup sejenis ini baru satu-satunya di Indonesia,” ucap Amran Mahmud saat menghadiri sekaligus membawakan materi pada acara Tudang Sipulung Lintas Ormas Agama di Kawasan Wisata Bahari Bangsalae, Siwa Kecamatan Pitumpanua, Sabtu (24/12/2022).

Amran Mahmud melanjutkan bahwa ada dua intervensi dalam Gemantik itu. Pertama adalah bagaimana masjid tersebut bisa memiliki standar kebersihan, standar pengelolaan keuangan dan standar-standar lainnya.

“Yang kedua adalah bagaimana masjid ini menjadi wahana membangun keummatan. Misalnya, di masjid ini dibentuk Taman Pendidikan Al-Qur’an, Madrasah Diniyah Awaliyah dan bahkan Pondok Tahfidzul Qur’an . Ini juga tentu akan mendukung upaya kita dalam menciptakan generasi qur’ani,” ucapnya.

Apalagi, lanjut Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Wajo ini, jumlah pondok tahfidz di Wajo saat ini tercatat sudah ada 70 pondok dengan jumlah total anak yang sedang menghafal al-qur’an sekitar 3ribuan orang.

“Bahkan saat ini Saya sedang rintis pondok tahfidz Imam Ahmad di Desa Sogi. Jika ada yang ingin bergabung, khususnya anak yatim atau piatu, bisa mendaftar gratis di sana. Untuk tahap pertama ini bisa sampai 40 orang anak. Kita ingin ke depannya Wajo bisa melahirkan ribuan penghafal al-qur’an,” ucapnya.

Amran Mahmud juga mengapresiasi pelaksanaan tudang sipulung tersebut yang menurutnya akan menjadi salah satu wadah pembinaan keummatan. “Mari kita terus membangun ummat ini, membangun masyarakat kita ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar Wajo ini menjadi daerah yang berdaya saing,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Elfrianto sekaligus pimpinan cabang muhammadiyah Pitumpanua, unsur pemerintah kecamatan Pitumpanua, pimpinan instansi, para tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.(Far-Res)

Editor: Syafruddin Menroja

Share :

Baca Juga

Asahan

Wakil Bupati Asahan Lantik Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan

Sulsel

Akhirnya Perumahan Puri Pattene Serahkan Fasum Fasosnya ke Pemkot Makassar

Sulsel

66 Warga Terima Yankes, Danny Pomanto Tegaskan Lurah-Camat Monitoring Kesehatan Masyarakat

Sulsel

Hasna Syam Turun Langsung Pantau Vaksinasi Anak di Beberapa Sekolah Dasar

Sulsel

Tinjau Langsung Lokasi Banjir, Pj Bupati Wajo Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

Sulsel

Jadi Satu-Satunya Kabupaten Tergabung di Jejaring Kota Sehat Asia Tenggara, Bupati Wajo Apresiasi Peran Ulama

Sulsel

Munafri Harap IKA SMANSA Beri Kontribusi Positif untuk Pembangunan Makassar

Sulsel

RDTR Dimatangkan, Pemkot Makassar Tata Ruang Demi Stadion Impian