Home / Sulsel

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:18 WIB

Komitmen Gubernur Andi Sudirman Entaskan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman Launching inovasi PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi) di Baruga Pattingalloang, Makassar, Kamis (28/07/2022).

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman Launching inovasi PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi) di Baruga Pattingalloang, Makassar, Kamis (28/07/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berkomitmen untuk mengentaskan permasalahan anak tidak sekolah. Hal itu diwujudkan melalui inovasi PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi) yang dilaunching di Baruga Pattingalloang, Makassar, Kamis (28/07/2022).

Menurutnya permasalahan anak tidak sekkolah menjadi perhatian bersama. Terlebih melibatkan TNI-Polri yang diwujudkan penandatanganan MoU antara Pemprov Sulsel bersama Kodam XIV Hasanuddin dan Polda Sulsel tentang gerakan kembali bersekolah.

“Investasi yang terbaik adalah Sumber Daya Manusia (SDM), bagaimana mendorong SDM generasi yang unggul,” ungkapnya.

Ia pun meminta, untuk semua stakeholder berperan dalam mengentaskan anak tidak sekolah. Bahkan meminta aksi door to door untuk mencari anak tidak sekolah dan anak putus sekolah untuk kembali bisa bersekolah. Setiap orang memiliki hak bersekolah dan memperoleh hak pendidikan untuk mengikuti wajib belajar 12 tahun,” jelasnya.

Bahkan dalam setahun, PASTI BERAKSI mulai memperlihatkan adanya penurunan anak tidak sekolah. “Sudah terbukti, satu tahun kita jalankan bisa menurunkan lebih dari 14.700 orang putus sekolah menjadi kembali bersekolah. Kita terus berkolaborasi,” ungkapnya.

PASTI BERAKSI akan terus dilanjutkan hingga pada akhirnya seluruh ATS yang ditemukan dapat kembali bersekolah dan tidak akan ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah. “Mari terus berkolaborasi untuk percepatan penanganan ATS karena masa depan anak bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Diketahui, PASTI BERAKSI hadir sebagai salah satu solusi sehingga para pemangku kepentingan bisa bersatu menyusun rencana aksi hingga implementasi di lapangan dalam upaya mengembalikan anak tidak sekolah untuk kembali bersekolah baik di sekolah formal maupun non formal serta mencegah anak beresiko putus sekolah agar tidak putus sekolah. Untuk mendukung percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS),  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menerbitkan Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan nomor 71 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Percepatan Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS),

Inovasi PASTI BERAKSI menyediakan sistem pendataan berbasis data By Name By Address sehingga penanganan ATS dapat lebih efektif melalui intervensi yang tepat dan sasaran penerima manfaat yang lebih akurat. Kolaborasi dilakukan dari hulu ke hilir secara tuntas melalui pemanfaatan data yang akurat diharapkan mampu mengatasi permasalahan ATS di Sulawesi Selatan.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Arifuddin Gelar Griya Idulfitri 1446 H Perdana, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas

Sulsel

Iriana Jokowi dan Tim OASE Tinjau Layanan Kesehatan di Posyandu Asoka 7A Kecamatan Tamalate

Sulsel

Munafri–Aliyah Ajak Warga Makassar Rawat Kebersamaan Lewat Pesta Rakyat

Sulsel

Kepala Bapenda Makassar Jadi Penguji Inovasi Daerah di PKN II LAN Makassar

Sulsel

Jumat Berkah, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Massal di Puskesmas Bontoramba Jeneponto

Sulsel

Tingkatkan Kesejahteraan dan Perlindungan ASN, Pemkab Gowa Jalin Kerja Sama dengan PT Taspen

Sulsel

Apiaty Amin Syam Harap Warga Berpartisipasi Dalam Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup

Sulsel

Indira Yusuf Ismail Lewati Pergantian Tahun Bersama Warga Kota Makassar