Home / Wajo

Jumat, 20 Mei 2022 - 17:49 WIB

Pemkot Makassar Program Galakkan Bahaya Narkoba di Lorong

Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi terkait bahaya Narkoba, Jumat (20/05/2022).

Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi terkait bahaya Narkoba, Jumat (20/05/2022).

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemkot Makassar menggelar rapar koordinasi terkait dengan bahaya narkoba. Rapat ini digelar untuk memastikan pengguna dan bahaya narkoba di Makassar.

“Ini untuk di tingkat kota kita harap bahwa kegiatan ini bisa menurunkan tingkat peredaran narkoba di Kota Makassar karena sampai saat ini masih terindikasi bahwa pengguna narkoba di Kota Makassar ini masih cukup besar,” kata Kepala Kesbangpol Makassar Zainal Ibrahim, Jumat (20/05/2022).

Zainal menjelaskan koordinasi dilakukan bersama Polisi, BNN dan aparat penegak hukum lainya. Sesuai dengan Inpres nomor 2 tahun 2020 tentang percepatan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika).

“Tentunya kita tak bisa menyerahkan seluruhnya kepada aparat kepolisian, BNN dalam hal penindakan-penindakan karena itu saja akan tetap tidak tertangani dengan baik,” jelasnya.

“Forum ini kita gunakan sebagai sarana untuk instansi diluar aparat kepolisian BNN dalam rangka pola pola pencegahan,” paparnya.

Camat, Lurah hingga RT RW juga akan di kerahkan dalam pencegahan narkoba di Makassar. Apalagi program lorong wisata yang di canangkan Walkot Makassar Danny Pomanto terus dilakukan.

“Misalnya program lorong wisata tdi di minta forum bahwa pencegahan-pencegahan dalam kegiatan lorong wisata kalau nanti ada 1000 lorong kita mintakan bahwa p4gn di Kota Makassar ini turut serta memastikan,” paparnya.

“Bahwa di setiap lorong wisata ini tidak ada indikasi ada peredaran narkoba, tidak ada bandar narkoba, tidak pecandu narkoba di dalamnya dan itu menjadi kriteria dan itu sudah kami sampaikan di forum rapat kerja di pimpin Wali Kota Makassar,” tambahnya

Olehnya itu, edukasi akan dilakukan Pemkot Makassar dalam meminimalisir tindak kejahatan narkoba. Termasuk pengguna anak di bawa umur.

“Data yang disajikan banyak generasi muda kita terkena anak- anak di bawah umur 18 tahun yang tersangkut narkoba dalam 4 bulan ini januari sampai april,” ucapnya.

“Ini indikasikan bahwa tugas p4gn ini perlu masuk ke sekolah sekolah programkan masuk ke sekolah khususnya untuk sekolah menengah mudah-mudahan ada respon positif dengan disdik untuk berkolaborasi dalam sosialisasi itu,” tutupnya.(Natsir)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Wajo

Dinkes Makassar Kolaborasi Tim TPPS Kurangi Prevalensi Stunting

Wajo

Jadi Kado Spesial HJW Ke-623, Kafilah Wajo Sabet Juara di FASI

Wajo

Pemkot Makassar Lelang 38 Kendaraan Dinas, Mulai Motor hingga Mobil Operasional

Wajo

HJG Ke-704: Adnan-Kio Berhasil Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Pariwisata

Wajo

Pemkot Makassar Komitmen Dukung Produk Lokal, Siapkan Anggaran Khusus Belanja UMKM

Pendidikan

Beasiswa SDM Sawit 2023 Telah Dibuka, Kesempatan Kuliah Gratis untuk 2.000 Anak se-Indonesia!

Wajo

Healty Cities Summit Semarang 2022, Wali Kota Danny Paparkan Inovasi Kemandirian dan Tata Kelola RSUD

Wajo

Hadiri HUT DWP, Bupati Wajo Harapkan Dharma Wanita Persatuan Harus Menjadi Kesempurnaan Bagi Suaminya