Home / Sulsel

Rabu, 16 Maret 2022 - 21:21 WIB

Dana BTT APBD 2022 Kabupaten Barru Rp24,1 Milyar Lebih

Ketua DPRD Barru, Lukman T., saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan pasca bencana

Ketua DPRD Barru, Lukman T., saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan pasca bencana

LINTASCELEBES.COM BARRU — Anggota DPRD Barru mempertanyakan kinerja OPD terkait penanganan pasca bencana. Hal tersebut terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan dampak bencana yang dipimpin oleh Ketua DPRD Barru, Lukman T di ruang Paripurna gedung DPRD Barru, pada Rabu (16/3/2022).

Diketahui dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD tahun 2022 yang dianggarkan oleh Pemkab Barru adalah sebesar Rp. 24,1 Milyar lebih.

“Apakah kerusakan akibat bencana alam seperti kerusahakan jalan, tanah longsor, rumah hanyut dapat dikategorikan darurat bencana dan dapat dibantu melalui pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT),” tanya Ketua DPRD.

Dikatakan bahwa, ada beberapa dampak bencana yang terjadi belakangan ini seperti tanah longsor, banjir,kerusakan jalan dan jembatan ambruk mengakibatkan kerugian materil.

Hal yang sama juga ditanyakan oleh Anggota DPRD Rusdi Cara (Golkar), Syahrul Ramdani (Nasdem) dan A. Wawo (PPP). Mereka mempertanyakan dasar hukum dan mekanisme penggunaan dana BTT tersebut.

Sementara, Plt Kepala Bappeda Barru, Umar SKM mengatakan mekanisme penggunaan dana BTT antara lain diatur melalui Peraturan Bupati Barru Nomor 40 tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Tidak Terduga di Kabupaten Barru.

Dalam Perbup tersebut lanjut Umar, BTT diperuntukkan pada kegiatan yang sifatnya tidak biasa atau tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang tidak diperkirakan sebelumnya. Termasuk keadaan darurat dan mendesak dimana status kedaruratan di putuskan melalui Surat Keputusan Bupati.

Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Syamsu Rijal. S. Pd mempertanyakan apakah OPD terkait sudah melakukan identifikasi kedaruratan akibat bencana alam yang telah terjadi selama dua kali dalam waktu tiga bulan terakhir ini dan apakah dana BTT dapat digunakan untuk penanggulangan dampak bencana tersebut.

“Maaf kinerja OPD terkait yang cenderung lambat dalam penanganan pasca bencana patut dipertanyakan”, tandas Rijal dengan nada kecewa.(Mahmud)

Editor: Sudirman

Share :

Baca Juga

Sulsel

HUT Kota Makassar ke 416 Tahun Jadi Aksi Solidaritas Masyarakat untuk Palestina

Sulsel

Dosen dan Guru Besar ASPIKOM Titip Harapan ke Wali Kota Munafri

Sulsel

Legislator Mario David Harap Camat Lurah Tidak ikut Dalam Konsolidasi Politik

Sulsel

Wali Kota Danny Apresiasi Makassar Jadi Tuan Rumah Vennas AIHII Ke- XIII

Sulsel

Dinkes Makassar Gandeng Fatayat NU Cegah Kekerasan Domestik dan Stunting

Sulsel

Bupati Barru Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan 2023

Sulsel

Pembersihan Bahu Jalan dan Selokan, Koramil Tanasitolo dan Warga Ujunge Berkolaborasi

Sulsel

Sulsel Raih WTP, Andi Sudirman Ucapkan Terima Kasih ke Semua Pihak