Home / Sulsel

Jumat, 10 Mei 2024 - 22:11 WIB

Legislator Makassar Fatmawati Wahyudin Sebut Edukasi Soal Al-Quran Penting Bagi Anak

Anggota DPRD Makassar, Fatmawati Wahyudin menggelar Sosperda  Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Quran, di Hotel Travelers, Jl Lamadukelleng, Jumat (10/5/2024)

Anggota DPRD Makassar, Fatmawati Wahyudin menggelar Sosperda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Quran, di Hotel Travelers, Jl Lamadukelleng, Jumat (10/5/2024)

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Anggota DPRD Makassar, Fatmawati Wahyudin menggelar agenda Fungsi Pengawasan dalam Rangka Penyeberluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Quran, di Hotel Travelers, Jl Lamadukelleng, Jumat (10/5/2024).

Fatmawati Wahyudin mengingatkan orang tua yang beragama Islam agar mengajarkan kepada anak soal Al-Quran.

Legislator Demokrat Makassar ini mengatakan edukasi soal Al-Quran penting bagi anak. Terlebih dalam mengajarkannya membaca.

“Karena melafalkan ayat-ayat dalam Al-Quran punya pahala yang besar. Jadi jangan biarkan anak kita buta huruf Al-Quran,” katanya.

Anggota Komisi A DPRD Makassar ini juga menilai Al-Quran dapat menyejukkan hati. Sekaligus menjadi pedoman hidup.

“Ketika kita baca Al-Quran tentu ada rasa sejuk yang kita dapat, ini bisa menenangkan hati kita ketika gelisah atau marah,” tambahnya.

Ia pun meminta anak mereka untuk mulai belajar membaca Al-Quran sejak dini. Apalagi sudah banyak guru mengaji yang tersebar di Makassar.

“Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Tidak ada kata tidak bisa. Untuk itu, kita harus ajarkan anak-anak kita dari sekarang,” tutupnya.

Sementara itu, Mohammad Syarief menyebut Al-Quran merupakan pedoman hidup tiap orang muslim. “Al-Quran punya banyak petunjuk dalam kehidupan kita, apa yang kita lakukan selalu pegang teguh kepada Al-Quran,” ujarnya.

“Perda ini mengatur banyak kewajiban kita sebagai umat muslim untuk membaca menulis Al-Quran. Tentu ini yang harus kita pahami,” katanya.

Terakhir, Andi M Natsur juga meminta agar perda baca tulis Al-Quran dapat dipahami oleh masyarakat beragama muslim. Ada banyak aturan yang mengatur agar kegiatan itu digiatkan.

“Pemerintah kota telah membuat perda ini karena untuk mengingatkan kita kalau Al-Quran bagi muslim adalah pedoman hidup kita. Jadi bacalah,” tutupnya.(Adv)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Guru PAUD dan TK di Sinjai Jalani Vaksinasi Covid 19

Sulsel

Danny Pomanto: Bonus Demografi Adalah Bonus Politik bagi Politisi

Sulsel

Respon Protes Pedagang, Sekda Barru dan Kapolres Turun Langsung ke Pasar Takkalasi

Sulsel

Tim Temanta’ Siap Menangkan Pasangan MULIA di Pilwalkot Makassar 2024

Sulsel

Ketua DPRD Wajo Jadi Inspektur Upacara Taptu dan Pawai Obor Meriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI

Sulsel

Jaga Kamtibmas Ramadan, Personel Polsek Tanasitolo Intensifkan Patroli Malam

Sulsel

Dorong Pendidikan Berkualitas, Munafri-Aliyah Utamakan Kesejahteraan Guru

Sulsel

Di EISS 2025: Wali Kota Makassar Paparkan Strategi Kota Mulia dan Tantangan Sampah