Home / Nasional

Rabu, 3 Maret 2021 - 18:42 WIB

Kembali Temui Mentan, Bupati: Bentuk Keseriusan Hadirkan Program Studi Polbangtan Gowa di Wajo

LINTASCELEBES.COM JAKARTA — Bupati Wajo H. Amran Mahmud menemui Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kementerian Pertanian di Jakarta hari ini, Rabu, 3 Maret 2021.

Kunjungan ini merupakan pertemuan lanjutan setelah sebelumnya keduanya bertemu pada peresmian Tim Pencak Silat Kementerian Pertanian di Politeknik Pembangunan Pertanian, Gowa.

Pada kesempatan itu, Bupati Wajo yang didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala Bappelitbangda, Kadis Pertanian, mengaku berkunjung ke Kementan untuk melakukan pendalaman terkait proses pendirian Politeknik Pengembangan Pertanian Gowa di Kabupaten Wajo.

“Kunjungan ini bentuk keseriusan kita untuk membuka Program studi Polbangtan Gowa di Wajo. Setelah pertemuan sebelumnya di Gowa, Pak Mentan telah memberi kita sinyal positif,” ujar Amran.

Bupati pun berharap kunjungan ini bisa mempercepat realisasi pembangunan Kampus III Polbangtan di Kabupaten Wajo.

“Kita tentu berharap,  mendirikan Kampus III Polbangtan di Bumi Lamaddukkelleng segera terealisasi,” harapnya.

Mentan berjanji segera melakukan kajian sehingga pendirian Polbangtan bisa direalisasikan secepatnya.(Adv)

Editor: Kurniawan

Share :

Baca Juga

Nasional

Workshop Nasional SEVIMA dan Kementerian Agama Dorong Peningkatan Kualitas Kampus Islam Swasta

Nasional

Kerjasama Digitalisasi, SEVIMA dan LLDIKTI Sumut Rumuskan Dua Tips Pecahkan Masalah Administrasi Kampus

Nasional

Pesan dari Penyintas COVID-19: Patuhi Prokes, Masker Tidak Boleh Longgar

Nasional

Pukul Bola Voli, Menpora Dito Bareng Menhan Prabowo Subianto Resmikan Puncak Peringatan Haornas 2023

Nasional

MA Perintahkan BPJS Batalkan Kenaikan Iuran Meski Belum Terima Putusan

Nasional

Mahasiswa dan Dosen Harus Berperan Aktif Sukseskan Hilirisasi, Ini Tiga Tipsnya!

Nasional

dr Reisa: Vaksinasi Dosis Lengkap Bisa Menurunkan Risiko Terinfeksi Covid 19

Nasional

Ahli Virologi: Vaksin COVID-19 Mempercepat Pengendalian Pandemi